
BANGLI, BALIPOST.com – Kontes anjing Kintamani kembali digelar Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli, Sabtu (23/5). Ajang tahunan itu sukses menarik peserta dari berbagai kota di Bali dan Pulau Jawa.
Kepala Dinas PKP Bangli I Wayan Sarma menyebutkan para peserta berasal dari luar Bali seperti Jakarta, Bandung, Semarang, DIY, Solo, Surabaya, dan Malang. Sementara dari wilayah Bali, peserta datang dari Ungasan, Denpasar, Kuta, Ubud, serta masyarakat Bangli.
“Tahun ini kontes sengaja kami gelar di Dermaga Kedisan. Selain untuk mendekatkan dengan habitat aslinya, ini juga sebagai langkah untuk mempromosikan pariwisata Kintamani,” ujar Wayan Sarma, Minggu (24/5).
Digelarnya kontes anjing Kintamani ini dilatarbelakangi karena anjing Kintamani merupakan salah satu bagian dari keanekaragaman hayati atau biodiversity Batur Unesco Global Geopark, yang harus dilestarikan. Selain itu anjing Kintamani telah diakui oleh Federation Cynecology Internasional (FCI) yaitu organisasi internasional yang membawahi organisasi trah anjing seluruh dunia.
“Sehingga apabila tidak ada event, lomba, kontes atau sejenisnya, pengakuan tersebut bisa dicabut,” jelasnya.
Melalui pelaksanaan kontes ini diharapkan dapat menjamin kelangsungan pemuliabiakan anjing Kintamani, meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap anjing Kintamani sebagai hewan kesayangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat baik dari pengembangan anjing Kintamani itu sendiri maupun dari penyelenggara kontes ini. (Dayu Swarina/balipost)










