
BANGLI, BALIPOST.com – Menjelang dilaksanakannya sistem penerimaan murid baru (SPMB) yang akan dibuka pada 29 Juni mendatang, SD Negeri 5 Batur di Kecamatan Kintamani, menaruh harapan besar untuk bisa kembali mendapatkan siswa baru. Pada SPMB tahun lalu, sekolah tersebut hanya bisa menjaring tiga orang murid.
Kepala SDN 5 Batur, I Wayan Karwasa mengatakan minimnya perolehan siswa berimbas pada total murid saat ini yang hanya berjumlah 30 orang. Siswa tersebut terdiri dari lima rombel yakni kelas 1,2,3,4 dan 6. Kelas 5 kosong. “Harapan saya, tahun ini ada yang mendaftar di SD 5 Batur,” ujar Karwasa, Jumat (5/6).
Untuk menarik calon siswa baru, pihak sekolah sudah mulai gencar melakukan sosialisasi melalui pertemuan dengan orangtua murid. Sosialisasi juga akan dilakukan melalui media sosial, dan pemasangan banner.
Menurut Karwasa, rendahnya minat pendaftar selama ini dipicu oleh krisis guru yang membuat orang tua ragu akan efektivitas pelayanan pendidikan di sekolahnya. Saat ini, SDN 5 Batur hanya memiliki 5 orang guru terdiri dari 1 PNS, 2 PPPK, 1 PPPK paruh waktu, dan 1 pengabdi. Tanpa ada tenaga administrasi.
Dia mengatakan pihak sekolah sebenarnya sudah berulang kali meminta tambahan guru ke Pemkab Bangli. Hanya saja sampai sekarang belum ada realisasi.
Di tengah keterbatasan yang membuat pengelolaan sekolah tidak maksimal, Karwasa berharap wacana regrouping (penggabungan sekolah) dengan SDN 1 Batur yang lokasinya bersebelahan, bisa segera terealisasi. (Dayu Swasrina/balipost)










