
DENPASAR, BALIPOST.com – Menjelang hari raya Idul Adha, pihak kepolisian gencar melakukan patroli sambang ke penjual hewan kurban di Jalan Mahendradatta, Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat (Denbar), Kamis (21/5). Para pedagang yang beraktivitas hingga larut malam diingatkan agar tetap menjaga ketertiban dan tidak menimbulkan keributan yang dapat mengganggu kenyamanan warga sekitar.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Jumat (22/5) menyampaikan, kegiatan patroli dialogis dan sambang masyarakat akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kota Denpasar.
Menurutnya, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.
Patroli sambang itu dipimpin Pawas Polsek Denbar AKP M. Arif Junaedi. Pada kesempatan tersebut, petugas mengajak para pedagang untuk bersama-sama menjaga keamanan pribadi, lingkungan kerja maupun tempat tinggal, serta meningkatkan disiplin berlalu lintas demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif. Para pedagang juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap kendaraan yang diparkir, memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci dan diparkir di tempat terang.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk selalu melengkapi surat kendaraan, menggunakan helm, dan tidak berkendara secara ugal-ugalan demi keselamatan bersama. Polisi turut mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan melalui call center Polri 110, Bhabinkamtibmas maupun pos polisi terdekat.
Di tempat terpisah, anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa melaksanakan menyambangi para di Dermaga Barat. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus bentuk cooling system guna menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan pelabuhan yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat dan pelayaran di Kota Denpasar.
“Kami mengajak seluruh ABK di Pelabuhan Benoa untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta menghindari hal-hal yang dapat memicu gangguan Kamtibmas,” ujar Adi.
Selain itu, petugas juga memberikan himbauan agar para ABK menghindari konsumsi minuman keras serta selalu menjaga kesehatan mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu dan aktivitas kerja di laut yang cukup berat. (Kerta Negara/balipost)










