Dinas PUPR bersama TNI dan Polri melaksanakan penutupan sementara akses jembatan yang jebol di wilayah Desa Bakbakan, Kecamatan Gianyar. (BP/istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Guna mengantisipasi hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Gianyar mengambil langkah menutup sementara akses jembatan yang jebol di wilayah Desa Bakbakan, Kecamatan Gianyar. Untuk upaya perbaikan, Dinas PUPR Gianyar melaksanakan tes tanah.

​Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Gianyar, Made Gede Astawiguna, Kamis (21/5), menjelaskan bahwa respons cepat langsung dilakukan oleh jajaran Dinas PUPR bersinergi dengan TNI dan Polri sejak Senin (18/5) lalu, sesaat setelah menerima laporan dari warga. ​”Jembatan tersebut jebol akibat tergerus derasnya arus air yang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi pada Minggu malam. Untuk mengantisipasi risiko yang membahayakan pengguna jalan, saat ini akses jembatan kami tutup total untuk sementara waktu,” ujarnya.

Baca juga:  DPRD Kawal Perbaikan Drainase di Jalan Raya Singapadu untuk Cegah Banjir

​Berdasarkan keterangan warga setempat, hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan volume air meningkat tajam. Aliran air yang sangat deras mengalir ke arah jembatan hingga mengikis tanah di bagian pondasi dan pinggir jembatan. Kondisi ini mengakibatkan struktur jembatan jebol dan nyaris putus, sehingga sangat riskan jika dipaksakan untuk dilalui kendaraan.

​Terkait teknis penanganan dan akses mobilitas warga ke depan, ia memaparkan bahwa secara teknis, jembatan di Bakbakan saat ini tidak bisa dilalui oleh kendaraan sama sekali demi alasan keselamatan, mengingat kondisinya yang rawan dan struktur tanah yang labil. ​Pemerintah mengimbau masyarakat dan pengguna jalan yang hendak menuju ke arah Kota Gianyar untuk sementara waktu menggunakan jalur alternatif melalui Bitera.

Baca juga:  Heni Prikasih Berangkat dari Jakarta

​Dinas PUPR belum bisa melakukan perbaikan permanen secara langsung. Teknis perbaikan ke depan masih harus menunggu hasil tes tanah berupa standard penetration test (SPT) tanah. Pengujian ini penting untuk mengetahui karakteristik dan kekuatan lapisan tanah di lokasi, sehingga konstruksi perbaikan yang dibangun nantinya benar-benar aman, kuat, dan tahan lama.

​Dinas PUPR Kabupaten Gianyar mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar tetap berhati-hati, mematuhi rambu penutupan jalan yang telah dipasang, dan memanfaatkan jalur alternatif demi menghindari risiko kecelakaan yang tidak diinginkan. (Wirnaya/balipost)

Baca juga:  Dari Bali Kembali Pecah Rekor hingga Lonjakan Penumpang Jelang MotoGP Lombok

 

BAGIKAN