Ketum KONI Buleleng bersama Dinas PUTR Perkim meninjau venue panjat tebing beberapa waktu lalu. (BP/yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Kesiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 terus digenjot Pemerintah Kabupaten Buleleng. Salah satunya dengan mempercepat peningkatan dan perbaikan fasilitas venue panjat tebing yang kini tengah memasuki tahap finalisasi perencanaan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) serta Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Buleleng, Putu Adipta Eka Putra, Minggu (3/5) menjelaskan, saat ini proyek tersebut berada pada tahap finalisasi Detail Engineering Design (DED). Setelah itu, proses tender direncanakan mulai bergulir pada minggu kedua Mei 2026.

Menurutnya, jika seluruh tahapan berjalan lancar, pemenang tender ditargetkan sudah bisa dikantongi pada Juni 2026. Dengan demikian, pekerjaan fisik dapat segera dimulai untuk mengejar target penyelesaian.

Baca juga:  Anggaran Perbaikan Lampu Jalan di Bangli Minim

Sebelumnya, proyek ini sempat mengalami kendala karena tidak adanya penawaran dari rekanan saat pagu anggaran masih dipatok sebesar Rp1 miliar. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh pertimbangan teknis di lapangan serta belum beraninya rekanan mengambil pekerjaan dengan nilai anggaran tersebut.

Untuk mengatasi hal itu, pemerintah melakukan penyesuaian dengan menaikkan pagu anggaran menjadi Rp1,5 miliar yang bersumber dari APBD Buleleng. Selain itu, pembenahan juga dilakukan pada Rencana Anggaran Biaya (RAB), terutama terkait penyesuaian harga material yang mengalami kenaikan. “Setelah tender nanti, kami akan lebih intens berkomunikasi dengan rekanan. Yang terpenting saat ini adalah memastikan perencanaan sudah realistis dan sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya.

Pekerjaan peningkatan fasilitas ini ditargetkan berlangsung selama lima bulan. Fokus pembenahan meliputi perbaikan dinding panjat tebing serta penambahan fasilitas pendukung, seperti kamar mandi khusus bagi atlet.

Baca juga:  FASI Bali Gelar Ekshibisi di Porprov

Adipta menegaskan, peningkatan fasilitas ini menjadi kebutuhan mendesak mengingat Buleleng memiliki atlet panjat tebing yang telah berkiprah di level internasional. Selain itu, kesiapan venue juga menjadi perhatian utama mengingat Buleleng akan menjadi tuan rumah tunggal pada Porprov Bali 2027.

Sementara itu, Ketua KONI Buleleng, Gede Supriatna, menyambut positif percepatan tersebut. Ia menilai, pembenahan sarana panjat tebing sangat penting dalam menunjang pembinaan atlet serta menghadapi berbagai kejuaraan. “Kami tentu sangat mendukung. Fasilitas yang memadai akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas latihan atlet,” ujarnya.

Baca juga:  Saat Tiba di UGD RSU Tabanan, Ray Misno Sudah DOA

Menurutnya, dengan pembaruan dinding panjat dan fasilitas pendukung, atlet Buleleng diharapkan dapat berlatih lebih optimal serta mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. Pihaknya juga sebelumnya telah mengajukan bantuan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga serta FPTI Pusat untuk mendukung pengembangan olahraga panjat tebing di daerah.

Selain fasilitas panjat tebing, tahun ini Pemkab Buleleng juga merencanakan renovasi Gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja yang akan difungsikan sebagai venue cabang olahraga biliar. Pengembangan fasilitas olahraga lainnya akan dirancang lebih lanjut melalui perubahan anggaran maupun program induk pada 2027 mendatang. “Harapan kami, seluruh venue yang disiapkan dapat memenuhi standar dan memberikan kenyamanan bagi atlet saat bertanding,” tandasnya. (Nyoman Yudha/balipost)

 

BAGIKAN