Pertamina Patra Niaga menambah pasokan LPG di Badung guna mengantisipasi lonjakan permintaan selama libur panjang Kenaikan Isa Almasih. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Pertamina Patra Niaga melakukan penambahan pasokan LPG di wilayah Kabupaten Badung sebesar 60 persen guna mengantisipasi lonjakan permintaan selama libur panjang (long weekend) Kenaikan Isa Almasih, 14–17 Mei 2026. Penambahan signifikan ini setara dengan 17.920 tabung atau 54 metrik ton dari rata-rata konsumsi harian normal sebesar 29.908 tabung (90 metrik ton).

Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat di wilayah pariwisata tersebut dapat menjalankan aktivitas dengan tenang selama masa libur. Secara keseluruhan di wilayah Provinsi Bali, Pertamina menyiagakan penyaluran fakultatif tambahan sebesar 147.840 tabung (444 metrik ton) atau meningkat 55 persen dari rata-rata harian normal sebesar 270.303 tabung (811 metrik ton).

Baca juga:  Menkumham Tinjau Layanan Imigrasi Ngurah Rai

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyatakan bahwa produk LPG menjadi “primadona” selama libur panjang karena meningkatnya aktivitas rumah tangga dan UMKM.

“Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan di luar penyaluran reguler. Stok BBM dan LPG dipastikan dalam kondisi aman dan seluruh infrastruktur telah disiagakan,” ujar Ahad pada Kamis (14/5).

Baca juga:  Harga Minyak Bisa Capai 100 Dolar AS Per Barel

Selain penambahan stok LPG, Pertamina juga melakukan build up stock BBM serta pengecekan intensif pada aspek kuantitas dan kualitas (QQ) di setiap SPBU. Ahad mengimbau warga Bali, khususnya di Kabupaten Badung, untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Ia menegaskan bahwa ketersediaan energi sangat mencukupi sehingga masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpengaruh isu kelangkaan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk membeli secara bijak sesuai kebutuhan. Gunakanlah LPG sesuai peruntukannya. LPG 3 kg untuk masyarakat kurang mampu, sementara bagi masyarakat mampu diharapkan menggunakan LPG non-subsidi seperti bright gas,” pungkasnya. (Parwata/balipost)

Baca juga:  Abrasi di Pantai Tegal Besar Makin Mengkhawatirkan

 

BAGIKAN