
SEMARAPURA, BALIPOST.com – Seorang pria lanjut usia berinisial PS (74) ditemukan meninggal di belakang rumah pada Sabtu (9/5). Korban yang merupakan pensiunan swasta itu ditemukan tergeletak di belakang rumahnya, tepatnya di ujung tembok sebelah utara rumah.
Saat ditemukan, kondisi jenazah korban juga mulai membusuk dan mengeluarkan bau tidak sedap. Polisi juga menemukan luka pada bagian kaki yang diduga melepuh akibat terpapar sinar matahari.
Kasi Humas Polres Klungkung Iptu Dewa Nyoman Alit Purnawibawa ketika dikonformasi mengatakan penemuan mayat tersebut berawal saat anak korban berinisial KSH datang ke rumah korban pada Jumat (8/5) sekitar pukul 17.30 WITA untuk mengecek kondisi ayahnya sambil mengantarkan makanan.
Namun saat tiba di rumah, ia tidak menemukan ayahnya. Ia kemudian menghubungi saudaranya, NSD, untuk memastikan apakah korban berada di rumah keluarga di Gianyar.
Setelah dipastikan tidak ada, pihak keluarga bersama kerabat melakukan pencarian di sekitar wilayah Klungkung. “Korban akhirnya ditemukan paginya di belakang rumah dalam kondisi sudah meninggal,” ujar Iptu Dewa Alit Purnawibawa.
Selain itu ditemukan darah keluar dari telinga dan mulut yang diduga akibat benturan saat terjatuh. Pihak keluarga menyebut korban memiliki riwayat penyakit diabetes dan hipertensi.
Korban juga disebut mengalami gangguan penglihatan. Selama ini korban tinggal di rumah bertiga bersama dengan istrinya yang juga kondisinya sudah lansia serta anak nomor duanya yang mengalami stroke.
“Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menaruh curiga terhadap pihak lain. Saat ini jenazah korban berada di kamar jenazah RSU Klungkung untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanyà. (Sri Wiadnyana/denpost)










