Lapas Kelas IIB Tabanan melakukan tes urine, hingga sosialisasi bahaya narkoba, Jumat (8/5).(BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menegaskan perang terhadap peredaran handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan dari dalam lapas. Komitmen itu diwujudkan melalui apel dan ikrar bersama Pemasyarakatan Bersih yang dirangkaikan dengan razia gabungan, tes urine, hingga sosialisasi bahaya narkoba, Jumat (8/5).

Kegiatan melibatkan aparat penegak hukum dan lintas instansi, mulai dari Polres Tabanan, Kodim 1619 Tabanan, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Bali, BNNK Badung, Imigrasi Tabanan, pemerintah daerah, pecalang hingga awak media. Sinergi tersebut dilakukan untuk memperkuat pengawasan dan menjaga kondisi lapas tetap aman serta kondusif.

Baca juga:  Bertemu Ribuan Mahasiswa Indonesia di Kairo, Prabowo Tegaskan Serius Berantas Korupsi

Usai apel, petugas gabungan langsung melakukan razia ke blok hunian warga binaan guna mencegah masuknya barang terlarang, khususnya handphone ilegal dan narkotika. Selain itu dilakukan tes urine terhadap petugas maupun warga binaan. Hasil pemeriksaan seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.

Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo menegaskan komitmen pemberantasan handphone ilegal, narkoba, dan penipuan bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk nyata penerapan pengawasan ketat di lingkungan lapas.

Baca juga:  9 Cara Efektif Cegah Remaja Terjerumus Narkoba, Orangtua Wajib Tahu!

“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran, baik yang dilakukan petugas maupun warga binaan. Komitmen ini diwujudkan lewat razia rutin, tes urine, dan pengawasan yang dilakukan secara konsisten,” tegasnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga merupakan implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam memberantas peredaran narkoba serta praktik penipuan yang dikendalikan dari dalam lapas maupun rumah tahanan.

Perwakilan Kodim 1619 Tabanan, I Gede Suantara menyatakan siap mendukung penguatan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Tabanan. Dukungan serupa juga disampaikan BNNK Badung. Personel BNNK Badung, I Gede Nadiana mengatakan hasil tes urine menunjukkan tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas Tabanan.

Baca juga:  Cerah Berawan, Cek Prakiraan Cuaca Bali 10 Oktober 2025

“Seluruh hasil pemeriksaan negatif. Ini menunjukkan pengawasan berjalan baik dalam mencegah penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika,” ujarnya. (Puspawati/balipost)

 

BAGIKAN