Personel Polresta Denpasar melakukan patroli dan pemantauan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Akhir-akhir ini perkelahian jalanan di Denpasar dan Badung Selatan meningkat. Menyikapi situasi tersebut, Polresta Denpasar dan polsek jajaran akan meningkatkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) pada malam hingga subuh dan menempatkan personel di lokasi-lokasi rawan kasus tersebut.

“Keributan di jalan raya yang terjadi di beberapa wilayah seperti Denpasar Barat, Denpasar Selatan, Kuta, hingga Kuta Selatan menjadi perhatian serius Polresta Denpasar. Berbagai langkah strategis terus kami lakukan guna menekan potensi gangguan kamtibmas tersebut,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, Selasa (5/5).

Baca juga:  Dari Penertiban WNA Rampas Lahan Usaha Warga Lokal hingga Sepeda Listrik Dilarang

Iptu Adi menjelaskan, polresta termasuk polsek jajaran secara rutin menggelar KRYD, patroli blue light, serta penempatan personel pada titik-titik rawan keributan, khususnya pada malam hingga dini hari. Selain itu, pihaknya mengedepankan pendekatan preventif melalui pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat, termasuk generasi muda, agar tidak terlibat dalam aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Terkait dengan keberadaan anak jalanan, polresta bersinergi dengan instansi terkait seperti dinas sosial dan Satpol PP untuk melakukan penertiban secara humanis serta berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya bersifat penindakan, namun juga pembinaan agar mereka tidak kembali ke jalan dan dapat memperoleh kehidupan yang lebih layak.

Baca juga:  Cegah Bali Jadi Ikon Balapan Liar, Polresta akan Lakukan Ini

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga situasi kamtibmas dengan tidak mudah terprovokasi. Segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar,” ucap Adi.

Dengan sinergitas antara aparat kepolisian, pemerintah daerah dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Denpasar tetap aman, nyaman, dan kondusif. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN