Bupati Satria, dengan Direktur Kredit Bank BPD Bali, Made Lestara Widiatmika di Aula Bank BPD Bali Cabang Klungkung, Senin (4/5).(BP/istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Pemkab Klungkung resmi memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali sebagai langkah strategis untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Total plafon kredit yang disetujui mencapai Rp114 miliar lebih.

Pada tahap awal, kredit yang dicairkan sebesar Rp 66 Miliar lebih. Pencairan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kredit Pinjaman Daerah antara Bupati Klungkung, I Made Satria, dengan Direktur Kredit Bank BPD Bali, Made Lestara Widiatmika, berlangsung di Aula Bank BPD Bali Cabang Klungkung, Senin (4/5).

Bupati Klungkung I Made Satria menjelaskan dana kredit tersebut akan difokuskan pada pembiayaan sejumlah proyek infrastruktur prioritas yang telah lama dinantikan masyarakat di Nusa Penida. Di antaranya proyek peningkatan Jalan Sampalan–Toya Pakeh dengan nilai Rp51,92 miliar, yang merupakan akses vital bagi mobilitas masyarakat dan wisatawan.

Baca juga:  Pedagang akan Dipindah Jika Pembangunan Pasar Badung Rampung

Selain itu, peningkatan Jalan Lingkar Ceningan senilai Rp 9,5 miliar guna memperkuat konektivitas antarwilayah kepulauan, serta pembangunan Gedung Central Sterile Supply Department (CSSD) RS Gema Santi Nusa Penida senilai Rp 4,86 miliar untuk meningkatkan standar layanan kesehatan.

“Pembangunan infrastruktur merupakan urat nadi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Untuk mengejar ketertinggalan, khususnya di wilayah kepulauan, diperlukan inovasi pembiayaan yang terukur, transparan, dan akuntabel. Fasilitas kredit ini diharapkan menjadi katalisator percepatan pembangunan di Kabupaten Klungkung,” ujar Bupati Satria.

Baca juga:  BRI Setor Rp14 Triliun Dividen ke Kas Negara

Sementara itu, sisa plafon kredit sebesar Rp 47 miliar lebih direncanakan untuk pembangunan Pasar Mentigi, Nusa Penida tahap I. Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap pemenuhan persyaratan administrasi dan teknis. Pemkab Klungkung memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan agar pembangunan pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat dapat segera direalisasikan.

Bupati Satria menekankan kepada seluruh perangkat daerah terkait agar segera melakukan percepatan pelaksanaan di lapangan. Bupati asal Nusa Penida mengingatkan pentingnya efisiensi waktu, optimalisasi potensi pendapatan daerah, serta dukungan masyarakat melalui kepatuhan pembayaran pajak.

Baca juga:  Pembangunan PSN Pengambengan Diperkirakan Pertengahan Tahun

“Jaga kualitas pekerjaan, pastikan transparansi, dan yang terpenting, setiap rupiah dari pinjaman ini harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Klungkung,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Satria turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran PT Bank BPD Bali atas kepercayaan dan sinergi yang telah terjalin. Sebagai bank milik daerah, BPD Bali dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung kemandirian fiskal serta percepatan pembangunan daerah.(Yuliantara/balipost)

 

BAGIKAN