Akses jalan di Desa Bhuana Giri, tepatnya di Banjar Butus, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem yang tergerus akibat diguyur hujan deras, Senin (27/4). (BP/istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Hujan deras mengguyur wilayah Karangasem, pada Senin (27/4), dan memicu terjadinya luapan air di beberapa tempat. Atas kondisi itu, mengakibatkan akses jalan di Desa Bhuana Giri, tepatnya di Banjar Butus, Kecamatan Bebandem tergerus.

Kepala Wilayah Banjar Dinas Butus, I Gede Ngurah Sudarma mengungkapkan, jalan sepanjang dua kilometer mengalami kerusakan parah karena tergerus air hujan yang berlangsung cukup lama. “Aspal jalan tersebut tergerus akibat air hujan yang meluap,” ujarnya.

Baca juga:  Jaksa Tetap Minta Pensiunan Disbud Denpasar Dituntut Pidana Penjara Dua Tahun

Sudarma mengatakan, akibat kondisi tersebut kendaraan sepeda motor pun tak berani melintas lantaran kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah. ”Batu besar-besar dan juga kerikil. Masyarakat takut melintas,” jelasnya.

Dia menjelaskan, akses jalan tersebut merupakan jalur yang saban harinya dilalui warga dan juga truk material galian C. ”Jalan itu merupakan akses warga yang dilalui oleh lima banjar,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, pihak Dinas Pekerjaan Umum Karangasem telah melakukan penanganan sementara dengan menurunkan alat berat. ”Sekarang sudah bisa dilalui. Kalau hujan lagi akan seperti itu kembali. Karena setiap hujan ringan pun kondisinya seperti itu,” imbuhnya.

Baca juga:  Aktivasi IKD di Denpasar Capai 15 Persen dari Target

Pihaknya berharap, dinas terkait segera melakukan perbaikan. Sehingga kerusakan jalan tidak terus terjadi. Warga yang melintas pun tidak menjadi khawatir. ”Air itu bukan luapan dari sungai, karena got tidak ada. Kami berharap segera ada proses perbaikan,” harapnya. (Eka Prananda/balipost)

 

BAGIKAN