Panitia lomba saat melakukan visitasi lapangan terhadap lima sekolah terbaik lomba laboratorium IPA tingkat SMP. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Upaya meningkatkan mutu pembelajaran sains berbasis praktik di tingkat SMP terus didorong Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan melalui Lomba Laboratorium IPA tingkat SMP. Kegiatan ini digelar sebagai sarana evaluasi, pembinaan, sekaligus apresiasi bagi sekolah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan laboratorium.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Ngurah Darma Utama, menjelaskan bahwa keberadaan laboratorium IPA memiliki peran strategis dalam proses pembelajaran karena menjadi ruang bagi siswa untuk melakukan eksperimen, observasi, dan investigasi secara langsung.

“Laboratorium IPA merupakan bagian integral dari proses pembelajaran yang mendorong peserta didik memahami konsep-konsep ilmiah melalui praktik langsung. Karena itu, pengelolaannya harus terus ditingkatkan,” ujarnya, Selasa (28/4).

Baca juga:  Pengumuman Kelulusan SMP di Jembrana, Ribuan Siswa Dinyatakan Lulus

Ia menambahkan, lomba ini juga menjadi jawaban atas berbagai tantangan yang masih dihadapi sejumlah sekolah, mulai dari administrasi laboratorium yang belum optimal, keterbatasan sarana dan prasarana, hingga belum maksimalnya pemanfaatan laboratorium dalam kegiatan belajar mengajar.

Setelah melalui tahapan seleksi administrasi dokumen dan video pengelolaan laboratorium, lomba saat ini memasuki babak penentuan melalui visitasi lapangan terhadap lima sekolah terbaik yang dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 29 April 2026.

Baca juga:  Pelajar SMP Gantung Diri, Ini Isi Surat Wasiatnya

Adapun lima sekolah yang berhasil masuk nominasi besar yakni SMP Negeri 2 Kerambitan dengan jadwal visitasi pada 29 April 2026, SMP Negeri 2 Tabanan pada 28 April 2026, SMP Negeri 3 Kediri pada 29 April 2026, serta SMP Negeri 1 Kediri dan SMP Negeri 1 Baturiti yang sama-sama dijadwalkan pada 27 April 2026.

Pada tahap ini, tim juri akan melakukan observasi langsung terhadap kondisi sarana dan prasarana laboratorium, memeriksa kesesuaian dokumen dengan kondisi nyata di sekolah, serta melakukan wawancara dengan kepala sekolah, guru IPA, dan laboran. Selain itu, aspek tata kelola, kebersihan laboratorium, inovasi pemanfaatan dalam pembelajaran, hingga penerapan keselamatan kerja juga menjadi bagian dari penilaian akhir.

Baca juga:  Pensiunan PNS Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi

“Jadwal pemenang akan diumumkan pada 30 April 2026. Masing masing pemenang nantinya akan mendapat piala, piagam penghargaan, serta uang pembinaan bagi juara 1, 2, dan 3 sebagai bentuk apresiasi atas upaya sekolah dalam meningkatkan mutu laboratorium IPA,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan berharap sekolah-sekolah dapat terus berinovasi dan saling berbagi praktik baik dalam pengelolaan laboratorium, sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di Kabupaten Tabanan. (Puspawati/balipost)

 

BAGIKAN