
DENPASAR, BALIPOST.com – Pada tahun ajaran baru 2026/2027, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar mencatat daya tampung siswa baru SMP negeri di Denpasar sebanyak 5.960 orang dari 17 sekolah. Sementara, hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) akan diberikan kuota sebanyak 5 persen dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Kepala Disdikpora Denpasar, AA Gede Wiratama didampingi Kabid Pendidikan SMP, IB Suryadana saat diwawancarai, Rabu (22/4), mengatakan, pada SPMB tahun ini pihaknya mengakomodir hasil TKA siswa yang nantinya dimasukkan ke jalur akademik pada kategori prestasi akademik. Untuk mendaftar kategori akademik TKA ini, calon siswa hanya boleh memilih satu sekolah dari 17 SMP negeri.
Apabila jumlah nilai sertifikat TKA murid sama, maka ditentukan berdasarkan nilai tertinggi pada mata pelajaran dengan urutan pertama bahasa Indonesia dan kedua matematika. “Apabila nilai kedua mata pelajaran sama, maka kami memprioritaskan calon murid dengan usia yang lebih tua,” katanya.
Selanjutnya, jika saat seleksi pada jalur prestasi calon siswa tidak lolos, maka bisa mendaftar kembali pada jalur domisili atau jalur afirmasi. Jika masih terdapat sisa daya tampung, maka kuota diisi oleh calon siswa jalur domisili.
Dari daya tampung SMP sebanyak 5.960 siswa baru yang terbagi ke dalam 149 kelas, mendapatkan persentase berbeda dari masing-masing jalur. Jalur domisili mendapatkan kuota 40 persen atau 2.379 siswa, jalur afirmasi 20 persen atau 1.192 siswa, jalur mutasi 5 persen atau 298 siswa yang diperuntukkan perpindahan tugas orang tua/wali, dan jalur prestasi 35 persen.
Khusus jalur prestasi, dibagi dua yakni prestasi akademik dan nonakademik. Prestasi akademik kuotanya 10 persen atau 596 siswa, yang terbagi menjadi umum 5 persen atau 298 siswa dan TKA 5 persen atau 298 siswa.
Kemudian untuk kategori prestasi nonakademik sebesar 25 persen dengan pembagian yakni olahraga 10 persen atau 596 siswa, seni 5 persen atau 298 siswa, dan Pesta Kesenian Bali 5 persen atau 298 siswa.
Lalu bahasa Bali 2 persen atau 117 siswa, Utsawa Dharma Gita 1 persen atau 62 siswa, Puja Tri Sandya 1 persen atau 62 siswa, dan pramuka 1 persen atau 62 siswa.
Sementara itu, Disdikpora Denpasar mencatat untuk lulusan SD yang akan melanjutkan ke jenjang SMP tahun ini sebanyak 13.246 siswa. (Widiastuti/balipost)










