
DENPASAR, BALIPOST.com – Seorang siswa SMP berinisial GAP (16) mengaku nyaris menjadi korban pelecehan seksual di Jalan Gunung Agung, Denpasar Utara (Denut), Selasa (21/4). Pelaku batal melakukan aksinya karena korban memvideokan kejadian tersebut dan memilih kabur.
Informasi diperoleh di lapangan, Kamis (23/4), awalnya korban dari sekolah mengendarai sepeda motor menuju tempat tinggalnya. Saat melewati Jalan Gunung Agung hujan lebat sehingga korban memilih berteduh di depan toko. Saat itulah korban didekati seorang laki laki tidak dikenal dan diajak mengobrol.
“Awalnya korban tidak curiga karena pelaku mengajak mengobrol biasa. Tapi lama-lama korban merasa risih karena pelaku meraba-raba dan memegang pahanya,” kata sumber.
Selanjutnya, pelaku makin agresif dan memegang alat kelamin korban. Pelaku membuka resleting celana panjang korban sembari mengajak korban untuk berhubungan badan di Lapangan Kompyang Sujana, Denpasar.
Sontak, korban kaget dan langsung menolak permintaan tersebut. Korban langsung mengambil HP dan memvideokan aksi pelaku.
Melihat hal itu, pelaku ketakutan dan langsung kabur. Korban langsung pulang dan memberi tahu kejadian itu ke orangtuanya, SY. Selanjutnya kejadian ini dilaporkan ke Polresta Denpasar.
Kasatreskrim Polresta Denpasar, Kompol Agus Riwayanto Diputra saat dikonfirmasi mengatakan masih mengecek laporan kejadian tersebut. (Kerta Negara/balipost)










