Pemprov Bali dan Kanwil Kemenhaj Bali lepas jemaah haji 2026 asal Bali di Denpasar, Sabtu 25/4/2026. (BP/Antara)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali meminta jamaah haji asal daerah itu untuk aktif berkoordinasi dengan pendamping dan petugas haji mengingat kawasan Timur Tengah (Timteng) masih dalam situasi dinamika geopolitik.

“Bapak gubernur berpesan kepada jamaah haji untuk selalu menjaga kedisiplinan, kekompakan, dan solidaritas, fokus pada ibadah, dan selalu berkoordinasi dengan tim pendamping,” kata Asisten Administrasi Umum Setda Bali I Wayan Serinah.

Serinah saat pelepasan jemaah haji di Denpasar, Sabtu (25/4) menyampaikan bahwa koordinasi aktif dengan pendamping ini penting untuk kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji masyarakat Bali di tanah suci.

Baca juga:  Pemprov Bali Kucurkan Bonus Puluhan Miliar untuk Atlet Berprestasi

Dikutip dari Kantor Berita Antara, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Bali, kata Serinah, sudah menyiapkan pendamping bagi 698 calon haji dengan sebaik mungkin.

“Oleh karena itu koordinasi, kedisiplinan, dan fokus pada ibadah itu menjadi sangat penting, tentu Pak Kakanwil Kemenhaj Bali sudah mengarahkan kepada petugas untuk memberikan pendampingan terbaik pada bapak ibu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kakanwil Kemenhaj Bali H Mahmudi juga berpesan agar jamaah senantiasa kompak untuk menjalin kerukunan.

Baca juga:  Batal Ajukan Eksepsi, Kasus OTT Perbekel Bongkasa Dilanjutkan dengan Pembuktian

“Jamaah haji harus sama-sama mendukung, selalu mengikuti apa yang menjadi aturan-aturan, baik itu aturan dari Pemerintah Indonesia ataupun dari Pemerintah Saudi,” kata dia.

Kanwil Kemenhaj Bali mencatat 698 calon haji asal wilayah setempat dibagi menjadi dua kloter yaitu kloter 70 berasal dari Badung, sebagian Denpasar, Jembrana, Klungkung, Gianyar, dan Bangli dengan empat pendamping yang mengiringi.

Kemudian kloter 71 dari Denpasar, Buleleng, Karangasem, dan Tabanan, dengan empat pendamping.

“Petugas kita yang mendampingi kloter itu ada delapan ya, jadi masing-masing kloter itu empat jadi satu kloter empat orang petugas,” ucap Mahmudi.

Baca juga:  Peringati Puputan Margarana ke-79, Gubernur Koster Ajak Generasi Muda Aktif Isi Kemerdekaan

Selanjutnya jamaah haji asal Bali akan berangkat dari masing-masing kabupaten kota di tanggal 8 Mei 2026 untuk kemudian masuk asrama atau embarkasi di tanggal 9 Mei.

Selanjutnya jamaah asal Bali akan diterbangkan menuju Arab Saudi tanggal 10 Mei pukul 20.26 WIB dan pukul 07.05 WIB. Rombongan direncanakan tiba kembali ke Indonesia pada 19 Juni 2026.

Mahmudi menyampaikan tahun ini calon haji termuda asal Bali berusia 14 tahun asal Denpasar dan tertua 88 tahun asal Buleleng. (kmb/balipost)

BAGIKAN