Ilustrasi. (BP/Istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Empat warga Desa Karyasari, Kecamatan Pupuan, menjadi korban gigitan anjing yang dinyatakan positif rabies. Salah satu korban merupakan anak SMP.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (17/4) lalu saat para korban beraktivitas di sekitar warung.

Informasi yang dihimpun, kasus gigitan terjadi ketika korban sedang berbelanja maupun melintas di depan warung di wilayah setempat. Anjing yang menyerang diduga merupakan anjing liar yang tidak diketahui asal-usulnya.

Baca juga:  Karantina Desa Bondalem Tinggal Sehari, Kelanjutan Tunggu Hasil Swab Puluhan Warganya

Kepala Wilayah Banjar Karyasari, I Made Yudiarta, Jumat (24/4), mengatakan, anjing tersebut datang secara mendadak dan langsung menyerang warga. “Korban digigit saat berbelanja atau melintas di depan warung. Anjingnya liar, tidak tahu dari mana datangnya,” ujarnya.

Menurut dia, dari empat korban, satu di antaranya merupakan anak SMP. Sebagian besar korban mengalami luka gigitan pada bagian kaki.

Pascakejadian, seluruh korban telah mendapat penanganan medis berupa suntikan vaksin anti rabies (VAR) guna mencegah penularan virus rabies. Sementara anjing yang hasil pemeriksaannya dinyatakan positif rabies telah dilakukan eliminasi untuk mencegah penyebaran lebih luas.

Baca juga:  Jasad Korban Kedua Terseret Ombak Pantai Klingking Ditemukan

Selain itu Dinas pertanian melalui bidang peternakan dan kesehatan hewan juga telah melakukan kegiatan vaksinasi emergency. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN