
GIANYAR, BALIPOST.com – Infrastruktur jalan yang mumpuni menjadi kunci utama dalam mendukung geliat pariwisata di Kabupaten Gianyar. Menyadari hal tersebut, Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Gianyar, Dewa Gede Agung Pastika, Jumat (24/4) menyatakan, komitmennya untuk mengawal penuh usulan perbaikan total ruas jalan dan drainase di jalur Mancingan – Basangambu, Desa Manukaya.
Politisi asal Tampaksiring mengungkapkan usulan ini disiapkan setelah sebelumnya menerima aspirasi langsung dari para prajuru Desa Adat Mancingan yang mengeluhkan kondisi akses jalan utama yang kian memprihatinkan. Ruas jalan Mancingan – Basangambu bukan sekadar akses antar-banjar, melainkan urat nadi pariwisata yang menawarkan keindahan terasering persawahan ikonik. Sebagai destinasi yang kerap dikunjungi wisatawan mancanegara, kualitas infrastruktur di wilayah ini menjadi cerminan citra pariwisata Gianyar.
Meski sempat mendapatkan penanganan darurat berupa tambal sulam pada tahun 2024, kondisi tersebut dinilai tidak efektif untuk jangka panjang. Kerusakan di beberapa titik kembali muncul, sehingga memerlukan peningkatan kualitas jalan (pengaspalan ulang) secara permanen. “Kondisinya memang sudah rusak. Upaya tambal sulam tahun lalu belum memberikan solusi permanen. Karena ini jalur pariwisata unggulan, kenyamanan dan keamanan wisatawan serta warga lokal adalah prioritas yang tidak bisa ditunda,” tegas Dewa Agung Pastika.
Dewa Agung Pastika menjelaskan bahwa usulan ini akan diperjuangkan untuk masuk dalam APBD Induk Tahun Anggaran 2026. Menariknya, rencana perbaikan ini tidak hanya fokus pada aspal, tetapi juga mencakup penataan saluran air (drainase), peningkatan jalan mencakup pengaspalan ulang secara menyeluruh.
Drainase terpadu mencakup pembangunan saluran air untuk mencegah genangan saat hujan yang menjadi penyebab utama kerusakan aspal. “Astungkara, usulan ini kita kawal agar terealisasi di APBD Induk 2026. Kami menyampaikan apresiasi kepada Bapak Bupati Gianyar serta jajaran Dinas PUPR atas sinergi dan perhatiannya terhadap pembangunan di tingkat desa,” imbuhnya.
Perbaikan infrastruktur ini diharapkan mampu memberikan multiplier effect bagi masyarakat Desa Manukaya. Selain memperlancar mobilitas harian warga, akses jalan yang mulus diyakini akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke objek wisata terasering Mancingan, yang pada akhirnya mendongkrak pendapatan ekonomi kreatif di wilayah tersebut.(Wirnaya/balipost)










