
GIANYAR, BALIPOST.com – Belasan ribu pelari dari dalam dan luar negeri ambil bagian dalam ajang Kemala Run 2026 yang digelar di Bali United Training Center Gianyar, Bali, Minggu (19/4).
Kegiatan ini digelar untuk mendongkrak sektor pariwisata, sekaligus menumbuhkan ekonomi lokal.
Ketua Seksi Race Management Brigjen Pol Sambodo Purnomo Yogo, dikutip dari Kantor Berita Antara, mengatakan antusiasme peserta sangat tinggi, termasuk dari pelari internasional dan nasional yang turut meramaikan lomba tersebut.
“Ajang ini melibatkan 11.000 pelari, termasuk pelari internasional dan nasional, sehingga persaingannya cukup menarik,” ujarnya.
Ia menjelaskan rute lomba tahun ini dirancang lebih menantang dengan menghadirkan kejutan bagi peserta, terutama menjelang garis akhir.
“Salah satu kejutannya adalah adanya tanjakan cukup tajam di akhir menjelang finis yang dikenal dengan tanjakan cinta. Itu merupakan rute klasik yang memang kami pertahankan,” katanya.
Menurutnya, desain elevasi tersebut sengaja dibuat untuk menambah daya tarik sekaligus meningkatkan tantangan bagi para pelari.
Selain aspek olahraga, penyelenggaraan Kemala Run 2026 juga melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Panitia menyediakan voucher senilai Rp25.000 bagi setiap peserta yang dapat ditukarkan di puluhan gerai UMKM.
“Kami melibatkan sekitar 50 UMKM lokal. Setiap pelari mendapatkan voucher Rp25.000 yang bisa ditukarkan dengan makanan dan minuman,” katanya.
Dengan jumlah peserta yang mencapai 11.000 orang, perputaran uang dari voucher saja diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, belum termasuk belanja tambahan dari para peserta.
“Kalau dikalikan, nilainya sudah hampir ratusan juta rupiah hanya dari voucher. Belum lagi pembelian lainnya di lokasi,” ujarnya.
Lebih jauh ia menilai kehadiran ribuan pelari ke Bali turut memberikan dampak ekonomi yang signifikan, terutama pada sektor perhotelan, kuliner, dan transportasi.
“Bali sebagai destinasi wisata tentu diuntungkan. Jika satu peserta membelanjakan Rp5 juta hingga Rp10 juta selama di Bali, maka dampaknya sangat besar bagi perekonomian daerah,” katanya.
Kemala Run 2026, kata dia, diharapkan tidak hanya menjadi agenda olahraga tahunan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat posisi Bali sebagai destinasi sport tourism unggulan. (kmb/balipost)










