
DENPASAR, BALIPOST.com – Kobaran api mengagetkan warga di Jalan Bukit Indah, Banjar Pagutan, Desa Padangsambian, Denpasar Barat (Denbar), Sabtu (18/4). Tempat puing-puing bangunan dan bedeng ludes dilalap api. Selain bedeng, api juga merembet ke pelinggih milik warga.
Kapolsek Denbar Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati menjelaskan kejadian pukul 12.30 WITA. Pemilik pembuangan puing bangunan, Samsul Hadi (60) beralamat di Perum Taman Pak Oleh, Desa Sibang Gede, Abiansemal, menjelaskan ia datang ke TKP pukul 09.00 WITA. Selanjutnya, pukul 11.00 WITA Samsul keluar dari TKP menuju ke masjid. Pukul 12.30 WITA balik ke TKP dan melihat api sudah besar.
“Saksi (Samsul) berusaha memadamkan api dengan air pakai ember namun api terus membesar,” ujarnya.
Samsul langsung mengeluarkan dua sepeda motor yang terparkir di dalam TKP. Karena syok melihat api besar, Samsul diam penginapan sebelah timur TKP. Saat itu datang pecalang dan beberapa menit kemudian mobil pemadam tiba di TKP.
Sebelum kejadian, pada Jumat (17/4) pukul 08.00 WITA, Samsul sempat bakar bambu kering di TKP hingga api padam pukul 14.00 WITA. Ia meninggalkan TKP pukul 19.30 WITA. Sedangkan yang tinggal di bedeng tersebut, Nisar bersama istrinya. Namun saat Nisar sedang bekerja proyek di Jalan Pulau Kawe, Denpasar.
Sedangkan Gede Darti Yasa (60), anggota Polri, menyampaikan ia berada tempat usaha kayu sedang melaksanakan piodalan. Pukul 13.00 WITA, Yasa mencium bau seperti benda terbakar dan melihat ada asap hitam dari arah TKP. Selanjutnya ada ojek online lewat dan memberi tahu ada kebakaran di sebelah timur usaha kayunya. Setelah dilihat ternyata ada kebakaran di TKP.
Sementara Gede Dana Yasa (69), pensiunan PNS beralamat di Jalan Bajataki, Denpasar Barat, mengatakan ia sedang berada di depan rumah dan melihat ada asap hitam di TKP. Dana langsung menelepon pemadam.
Saat ia naik karena pelinggihnya dari atap ijuk takut kena api. Ia berusaha memadamkan menggunakan air. Untuk pemadam cepat datang sehingga atap pelinggih saja yang terbakar. Akibat kejadian itu Dana mengalami kerugian Rp 10 juta.
“Selain puing bangunan, yang terbakar sebuah bangunan bedeng, empat HP, telivisi, KTP, STNK mobil, SIM, uang Rp 2 juta dan atap pelinggih,” ucap mantan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan ini.
Api dapat dipadamkan dengan melibatkan 10 mobil Pemadam Kebakaran BPBD Kota Denpasar. (Kerta Negara/balipost)










