Lahan kering yang terbakar di Karangasem. BPBD Karangasem mengimbau masyarakat waspada terhadap kebakaran lahan saat musim kemarau. (BP/istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Bulan April ini mulai terjadi peralihan musim, yakni dari musim hujan ke musim kemarau. Terkait hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem mengimbau masyarakat waspada terhadap kebakaran lahan kering yang sering terjadi setiap tahunnya.

Plt. Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa mengungkapkan, pihaknya mengingatkan potensi kebakaran lahan di kecamatan-kecamatan yang wilayahnya kering seperti Abang, Kubu, dan Karangasem. ”Biasanya Kubu menjadi langganan kebakaran lahan,” ujarnya.

Baca juga:  Lerby Rindu Merumput Kembali

Memasuki musim kemarau ini, pihaknya juga mengingatkan agar warga tidak sembarangan membakar sampah. Sebab, hal ini bisa memicu terjadinya kebakaran lahan. ”Karena sisa pembakaran bisa saja terbawa angin. Terlebih ketika musim kemarau, lahan yang ditumbuhi ilalang kering sangat rawan terbakar,” katanya.

Selain menyoroti potensi kebakaran lahan, kata Arimbawa, berdasarkan informasi yang didapat dari BMKG, di pertengahan tahun, diprediksi terjadi El Nino kategori lemah. El Nino dapat memicu cuaca lebih kering. ”Jadi potensi kekeringan itu harus diwaspadai. Selain itu juga saat kemarau, penggunaan air harus dihemat,” tegasnya.

Baca juga:  Polisi Ajak Nelayan Tingkatkan Kewaspadaan  

Dia berharap, selama kemarau ini ancaman kebakaran lahan di sejumlah wilayah bisa berkurang. Namun, apabila terjadi kebakaran lahan, warga yang melihat diminta melaporkan dengan cepat kepada kepala wilayah atau petugas pemadam kebakaran untuk mendapat penanganan agar kebakaran tidak semakin meluas. (Eka Parananda/balipost)

 

BAGIKAN