Korban saat berada di Polres Buleleng. (BP/istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Aksi percobaan ulah pati seorang perempuan di salah satu lokasi di Singaraja berhasil digagalkan aparat kepolisian setelah adanya laporan cepat dari masyarakat melalui layanan darurat 110 Polri, Senin (6/4). Korban diketahui melakukan aksi tersebut karena mengalami depresi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WITA. Laporan awal disampaikan oleh seorang warga yang menginformasikan adanya dugaan percobaan bunuh diri di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, personel Polres Buleleng bersama unit terkait segera bergerak menuju tempat kejadian perkara.

Baca juga:  Presiden Jokowi Direncanakan ke Museum Gunarsa

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz seizin Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, menjelaskan bahwa tim yang terdiri dari Pamapta III, piket UKL Polsek Singaraja, Unit Reaksi Cepat (URC), serta unit patroli langsung melakukan penelusuran setibanya di lokasi. Di lokasi kejadian, petugas menemukan seorang perempuan berinisial KMA yang hendak melakukan percobaan mengakhiri hidup.

“Korban mengalami depresi sehingga mencoba melakukan aksi tersebut. Beruntung petugas cepat tiba di lokasi dan berhasil mengamankan yang bersangkutan,” ujar Iptu Yohana, Selasa (7/4).

Baca juga:  Diduga Dirundung, Siswa SMP di Kuta Utara Meninggal Ulah Pati

Selanjutnya, korban dievakuasi dan dibawa ke Polres Buleleng untuk mendapatkan penanganan awal, termasuk upaya menenangkan kondisi psikologisnya. Pihak kepolisian juga segera menghubungi keluarga korban guna penanganan lebih lanjut.

Iptu Yohana menegaskan bahwa kejadian ini menunjukkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam melaporkan situasi darurat. Menurutnya, laporan cepat dari warga sangat membantu aparat dalam mengambil tindakan di lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kejadian darurat melalui layanan 110. Kepedulian terhadap lingkungan sekitar sangat penting, terutama terhadap individu yang menunjukkan tanda-tanda depresi,” tegasnya. (Yudha/balipost)

Baca juga:  Diduga Depresi, Buruh Nyaris "Ulah Pati" di Kesiman

 

BAGIKAN