
GIANYAR, BALIPOST.com – Memasuki hari kedua pencarian, tim SAR gabungan masih terus berupaya menemukan Agus Suarsa Dharma (27), pemuda asal Banjar Telabah yang hilang terseret arus di Pantai Purnama, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Hingga Senin (6/4) sore keberadaan korban yang hilang saat hendak menolong orang lain tersebut masih misterius.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba, didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik, IGN Dibya Presasta, menyampaikan bahwa operasi pencarian hari ini melibatkan kekuatan penuh dari berbagai unsur terkait.
“Kami bersama tim gabungan dari Basarnas Bali, SAR Polda Bali, Brimob, Polairud, hingga Balawista telah melakukan penyisiran intensif sejak pukul 07.25 WITA. Fokus utama kami adalah menyisir area darat di sepanjang garis pantai dan area laut,” ujar Ida Bagus Putu Suamba.
Operasi hari kedua ini diperkuat oleh sedikitnya 68 personel gabungan. Pencarian dibagi menjadi beberapa sektor guna memaksimalkan jangkauan. Penyisiran darat, personel melakukan pengamatan di sepanjang bibir Pantai Purnama dan wilayah sekitarnya.
Penyisiran Laut, Tim SAR menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Basarnas Bali yang dikerahkan dari Pelabuhan Benoa untuk menyisir perairan di sepanjang pesisir Kabupaten Gianyar.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, IGN Dibya Presasta, menambahkan bahwa kendati peralatan yang dikerahkan sudah lengkap, kondisi di lapangan tetap memiliki tantangan tersendiri.
“Sesuai arahan dari Koordinator Basarnas Bali dan Kapolsek Sukawati saat apel kesiapan tadi pagi, seluruh unsur telah bersinergi dan bergerak sesuai rencana operasi. Namun, hingga pukul 17.00 WITA, hasil pencarian terhadap saudara Agus Suarsa Dharma masih nihil,” jelas Dibya Presasta.
Operasi pencarian untuk sementara dihentikan pada sore hari dan ditutup dengan apel konsolidasi. Mengingat korban belum ditemukan, tim telah menjadwalkan pencarian lanjutan.
“Operasi SAR hari ketiga akan kembali kami laksanakan pada Selasa pagi (7/4) mulai pukul 07.00 WITA. Titik kumpul tetap di Pantai Purnama. Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar korban dapat segera ditemukan,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Agus Suarsa Dharma dilaporkan hilang setelah berupaya melakukan aksi heroik menolong korban pertama yang terseret arus, namun naas dirinya justru ikut terbawa arus laut Pantai Purnama yang dikenal cukup kuat.(Wirnaya/balipost)










