Alur pelayanan di area self check-in dan gerai check-in Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – General Manager Bandara Ngurah Rai, Nugroho Jati, menyebut puncak arus balik sementara terjadi pada H+2 dengan lonjakan penerbangan dan penumpang yang cukup tajam. Tren ini diperkirakan masih berlangsung hingga penutupan periode Lebaran pada 30 Maret.

Lonjakan arus balik Lebaran 2026 menjadi ujian nyata kesiapan layanan pariwisata Bali, khususnya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Di tengah kepadatan penumpang, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana justru menyoroti solidnya kerja tim lintas sektor sebagai kunci tetap terjaganya kenyamanan wisatawan.

Baca juga:  Hampir 65 Persen Tambahan Kasus COVID-19 Ada di 4 Daerah Ini

Dalam kunjungannya, Kamis (26/3) sore, Menpar tidak hanya melihat fasilitas, tetapi menekankan peran petugas di lapangan sebagai “wajah pertama dan terakhir” pengalaman wisata Bali. Mulai dari TNI, Polri, ASN hingga pelaku industri pariwisata dinilai mampu menjaga standar layanan di tengah tekanan lonjakan penumpang.

“Pelayanan tetap berjalan baik, bahkan saat arus balik mulai padat,” ujarnya.

Pantauan di terminal domestik menunjukkan titik-titik krusial seperti self check-in dan konter maskapai mampu mengurai antrean. Menpar juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan wisatawan untuk memastikan pengalaman mereka tetap positif hingga akhir perjalanan.

Baca juga:  Menipu Puluhan Juta, WNA Ditangkap

Tak hanya soal mobilitas, perhatian juga diarahkan pada ruang promosi ekonomi lokal. Kehadiran gerai seperti Sarinah, Bali Banana, dan Falala Chocolate Bali di area bandara dinilai memberi nilai tambah, sekaligus memperpanjang pengalaman wisata melalui produk UMKM.

Data Posko Siaga Idul Fitri mencatat, pergerakan wisatawan melalui jalur udara mencapai 807.360 orang pada periode H-8 hingga H+3, naik 3,7 persen dibanding tahun lalu. Kenaikan signifikan juga terjadi pada wisatawan domestik yang tumbuh 13,4 persen menjadi 358.356 orang. (Ketut Winata/balipost)

Baca juga:  Puluhan Toko Modern Berjaringan Diberikan Teguran
BAGIKAN