Bangkai lumba-lumba ditemukan di perairan Perancak dan langsung ditanam oleh relawan. (BP/Olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Seekor mamalia laut yang diduga lumba-lumba moncong panjang (Delphinus capensis tropicalis) ditemukan terdampar di pesisir Pantai Perancak, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana. Saat ditemukan, kondisi satwa dilindungi tersebut sudah dalam keadaan membusuk dan mengalami kerusakan parah.

Koordinator Kelompok Konservasi Penyu (KKP) Kurma Asih Desa Perancak, I Wayan Anom Astika Jaya, Kamis (26/3), mengungkapkan, informasi mengenai lumba-lumba terdampar itu sebenarnya sudah diterima sejak Rabu (25/3) malam. Namun, evakuasi belum dapat dilakukan karena terkendala kondisi gelap serta posisi bangkai yang tersangkut di area karang.

Baca juga:  Bangkai Mola-mola Ditemukan Terdampar di Banyuwedang

Proses penanganan baru bisa dilakukan pada Kamis pagi setelah kondisi memungkinkan. Berdasarkan pengukuran relawan di lokasi, panjang tubuh lumba-lumba tersebut diperkirakan mencapai 340 sentimeter.

Melihat kondisi bangkai yang sudah hancur dan mengeluarkan bau menyengat, relawan KKP Kurma Asih memutuskan untuk segera menguburkannya di sekitar bibir pantai. Langkah tersebut diambil guna menjaga sanitasi lingkungan serta menghindari potensi penyebaran penyakit.

Akibat kondisi bangkai yang telah membusuk, proses nekropsi tidak dapat dilakukan. Dengan demikian, penyebab pasti kematian lumba-lumba tersebut belum dapat diketahui. (Surya Dharma/balipost)

Baca juga:  Ratusan WBP Dapat Remisi, Delapan Orang Langsung Bebas
BAGIKAN