
MANGUPURA, BALIPOST.com – Tradisi mudik menjelang Lebaran atau Idul Fitri menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Dinas Perhubungan (Dishub) Badung pun menyiapkan langkah pengamanan dengan mengerahkan ratusan personel guna memastikan arus mudik berjalan aman dan lancar.
Personel Dishub Badung akan disiagakan di sejumlah pos pelayanan, pos pengamanan, serta titik-titik krusial yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran mobilitas pemudik sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas selama periode libur Lebaran.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung, I Made Gede Wiryantara Adi Susandi saat dikonfirmasi Rabu (11/3), membenarkan bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar bersama Polres Badung. Menurutnya, Dishub Badung telah memetakan sejumlah titik strategis yang menjadi fokus pelayanan dan pengamanan selama arus mudik. Empat titik utama menjadi perhatian khusus karena diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat dan kendaraan.
Wilayah Badung Utara mencakup Terminal Mengwi beserta kawasan sekitarnya. Sementara itu, di wilayah Badung Selatan pengamanan difokuskan pada kawasan wisata Pantai Kuta serta Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang menjadi pintu masuk utama wisatawan dan pemudik. “Kami dari perhubungan akan menurunkan sebanyak 159 personel. Personel ini berasal dari jajaran UPT Badung Utara dan UPT Badung Selatan,” ujarnya.
Selain menyiapkan personel di titik-titik pengamanan, Dishub Badung juga mengantisipasi kepadatan lalu lintas di jalur utama yang biasa dilalui pemudik menuju Pulau Jawa. Jalur nasional tetap menjadi fokus utama pengawasan karena menjadi rute favorit masyarakat yang hendak kembali ke kampung halaman.
Di sisi lain, pihaknya juga memberikan perhatian pada akses menuju kawasan wisata, khususnya Kuta. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan wisatawan yang biasanya meningkat selama masa libur panjang Lebaran.
Menariknya, pada tahun ini juga akan diselenggarakan program mudik gratis bagi warga Muslim di Kabupaten Badung. Program tersebut dijadwalkan berangkat pada 14 Maret 2026 dari Balai Budaya sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah kepada masyarakat yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman.
Sementara itu, posko pengamanan Lebaran akan mulai beroperasi secara serentak bersama pihak kepolisian mulai 13 hingga 29 Maret 2024. Posko ini akan berfungsi sebagai pusat koordinasi pelayanan dan pengamanan bagi para pemudik yang melintas di wilayah Badung.
“Masyarakat kami imbau untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan bersama,” paparnya seraya berharap arus mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (Parwata/balipost)










