
GIANYAR, BALIPOST.com – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H, Polres Gianyar mulai mematangkan strategi pengamanan wilayah. Persiapan ini ditandai dengan digelarnya Latihan Pra Operasi (Latpraops) Kepolisian Terpusat dengan sandi Ketupat Agung 2026 yang berlangsung di Rupatama Catur Prasetya Polres Gianyar, Rabu (11/3).
Kapolres Gianyar, AKBP Chandra C. Kusuma, S.I.K., M.H., mengatakan Latpraops merupakan tahapan krusial untuk menyamakan persepsi dan cara bertindak di lapangan. Hal ini dilakukan agar seluruh rangkaian pengamanan arus mudik dan balik, serta perayaan Lebaran di wilayah hukum Polres Gianyar dapat berjalan optimal.
“Melalui Latpraops ini, diharapkan seluruh personel memahami tugas, fungsi, serta tanggung jawabnya masing-masing. Kita ingin memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2026 berjalan secara profesional,” ujar AKBP Chandra.
Kapolres juga memberikan instruksi tegas terkait keselamatan anggota saat bertugas. Mengingat dinamika situasi di lapangan, setiap personel diwajibkan menerapkan sistem pengamanan body system (saling menjaga antaranggota) untuk mengantisipasi potensi ancaman keamanan.
“Kami tekankan kepada seluruh anggota agar tidak melakukan pelanggaran dalam pelaksanaan tugas. Utamakan keselamatan dan patuhi prosedur yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Kapolres Gianyar menekankan pola pengamanan pada titik-titik rawan kemacetan dan gangguan kamtibmas. Strategi pengelolaan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dengan persiapan yang matang melalui Latpraops ini, Polres Gianyar berkomitmen untuk mewujudkan situasi yang aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri maupun bagi wisatawan yang berkunjung ke Gianyar selama masa libur nasional. (Wirnaya/balipost)










