Percakapan daring, Kadisnaker menanyakan status keamanan terkini kepada para naker di Kuwait. (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gianyar, Drs. I Gede Suardana Putra, M.Si, Rabu (4/3) mengatakan telah melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Gianyar yang bekerja di Kuwait. Langkah ini diambil guna memastikan keamanan dan keselamatan naker di tengah situasi regional yang dinamis.

Dalam percakapan daring tersebut, Kadisnaker menanyakan status keamanan terkini kepada para naker. Salah satu perwakilan naker di Kuwait melaporkan bahwa status keamanan saat ini berada pada siaga 2 hingga Siaga 3.

Baca juga:  Pria Paruh Baya Hilang

Meski pun situasi sempat terasa mencekam, para naker melaporkan bahwa aktivitas sehari-hari masih berjalan, namun dengan pengawasan yang lebih ketat. Masih diperbolehkan,namun terbatas pada area-area tertentu saja.

Suasana di tempat kerja (spa/klinik terapi) cenderung sepi. Hal ini dipengaruhi oleh masa setelah bulan Ramadan di mana jumlah kunjungan tamu menurun drastis. Beberapa naker melaporkan jadwal kerja yang cukup padat, bahkan mencapai 12 jam sehari setelah masa libur lebaran berakhir.

Baca juga:  Mulai Hari Ini, Bandara Ngurah Rai Pangkas Jam Operasionalnya

Kadisnaker Gianyar menekankan pentingnya bagi para PMI untuk tetap tenang namun waspada. Beliau mengapresiasi langkah cepat pihak agensi dan KBRI yang sudah mulai mendata para pekerja melalui pengisian tautan (link) data diri.

“Sampaikan kepada keluarga di rumah agar tidak resah. Kami di sini terus memantau. Tetap ikuti petunjuk dan arahan dari KBRI di sana. Jika terjadi situasi force majeure yang mengharuskan evakuasi, pastikan untuk mengikuti prosedur resmi negara,” tegas Kadisnaker dalam percakapan tersebut.

Baca juga:  Dari Kasus Pembunuhan di Tukad Bilok hingga Gerombolan Anak Punk Diamankan

Hingga saat ini, para naker terapis di Kuwait menyatakan telah menjalin komunikasi yang baik dengan keluarga di Bali untuk memberikan kabar mengenai kondisi terbaru mereka. Kadisnaker berharap situasi segera membaik sehingga para pahlawan devisa tersebut dapat bekerja dengan rasa aman tanpa rasa khawatir. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN