Upacara Dewa Yadnya di Jembrana beberapa waktu lalu. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dewasa ayu atau ala ayuning dewasa memiliki peran penting sebagai pedoman dalam menentukan waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan dalam tradisi masyarakat Bali. Secara etimologis, ala berarti buruk atau kurang baik, sedangkan ayu berarti indah, baik, atau utama.

Dewasa bermakna hari, waktu, atau momentum. Maka ala ayuning dewasa dapat dipahami sebagai perhitungan waktu yang mempertimbangkan sisi baik (ayu) dan kurang baik (ala), sehingga dapat dipilih saat yang paling harmonis untuk suatu kegiatan.

Baca juga:  Jelang Lebaran, Belasan Pelaku Kriminal Ditangkap

Memilih waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan ataupun upacara sama halnya dengan menjaga keseimbangan antara sekala dan niskala. Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 3 Maret 2026 dikutip dari kalenderbali.org.

Agni Agung Doyan Basmi
Bersifat panas, tidak baik membangun rumah, terutama tidak baik mengatapi rumah, karena mudah terbakar. Baik untuk mulai membakar bata, genteng, gerabah, keramik, tembikar, dan lain-lain.

Amerta Akasa
Baik untuk memuja leluhur/Pitra Yadnya dan Dewa Yadnya

Baca juga:  Kegiatan "Wedding" di Bali Mulai Pulih, Perencana Terkendala Naker

Amerta Buwana
Baik untuk upacara Dewa Yadnya dan Pitra Yadnya

Babi Turun
Baik untuk memasang sesirep.

Dina Mandi
Baik untuk upacara penyucian diri, memberikan petuah-petuah, membuat jimat.

Kala Upa
Baik untuk memulai mengambil/memelihara ternak (wewalungan).

Pamacekan
Baik untuk mengerjakan sawah/tegal, membuat tombak penangkap ikan. Tidak baik melaksanakan yadnya

Pepedan
Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Sumarthana/balipost)

Baca juga:  Baik untuk Melaksanakan Pelantikan, Berikut Ala Ayuning Dewasa 4 November 2025
BAGIKAN