Sejumlah pedagang buah sedang menata dagangannya. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dewasa ayu atau ala ayuning dewasa memiliki peran penting sebagai pedoman dalam menentukan waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan dalam tradisi masyarakat Bali. Secara etimologis, ala berarti buruk atau kurang baik, sedangkan ayu berarti indah, baik, atau utama.

Dewasa bermakna hari, waktu, atau momentum. Maka ala ayuning dewasa dapat dipahami sebagai perhitungan waktu yang mempertimbangkan sisi baik (ayu) dan kurang baik (ala), sehingga dapat dipilih saat yang paling harmonis untuk suatu kegiatan.

Baca juga:  Kondisi Ekonomi Sudah Darurat, Usul Bali Buka untuk Wisman Menguat 

Memilih waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan ataupun upacara sama halnya dengan menjaga keseimbangan antara sekala dan niskala. Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 17 Mei 2026 dikutip dari kalenderbali.org.

Amertayoga
Baik untuk membangun, mencari pangupa jiwa (nafkah), dan memulai suatu usaha/perusahaan.

Babi Munggah
Tidak baik untuk bercocok tanam.

Carik Walangati
Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben, dan membangun rumah.

Baca juga:  Tidak Baik untuk Manusa Yadnya, Berikut Ala Ayuning Dewasa 19 September 2025

Dewasa Ngelayang
Baik untuk membangun rumah, membuat jukung dan sejenisnya.

Kala Panyeneng
Baik untuk membuat peraturan-peraturan, awig-awig, membuat tempat penyimpanan harta benda.

Kala Sarang
Mengandung sifat boros/terapas. Tidak baik untuk berbelanja

Purwanin Dina
Tidak baik sebagai dewasa ayu.

Rangda Tiga
Tidak baik melakukan upacara pawiwahan.

Rekatadala Ayudana
Baik untuk menanam tanaman yang beruas/berbuku, melakukan dana punia (beramal).

Upadana Amerta
Baik untuk menanam suatu tanaman, membuat alat-alat berdagang atau mulai berjualan. (Sumarthana/balipost)

Baca juga:  Baik untuk Membuat Bendungan, Berikut Ala Ayuning Dewasa 19 Februari 2026
BAGIKAN