Prajurit TNI menggunakan perahu karet membantu warga melintasi luapan air di perbatasan Jalan Atena, Denpasar dan Kunti, Badung, Selasa (24/2). Hujan berkepanjangan yang mengguyur menyebabkan sejumlah titik di Denpasar dan Badung tergenang luapan air. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Cuaca ekstrem yang melanda Bali sejak Senin malam hingga Selasa (24/2) siang memicu puluhan kejadian bencana di berbagai kabupaten/kota.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali, I Gede Teja, menyampaikan update penanganan dampak cuaca ekstrem per 24 Februari 2026 hingga pukul 12.00 WITA.

“Total terdapat 76 titik kejadian yang tersebar di delapan kabupaten/kota,” ujarnya, Selasa (24/2) siang.

Dari total tersebut, rincian kejadian meliputi Banjir 42 titik, Tanah longsor 5 titik, Tanggul jebol 1 titik, Angin puting beliung 1 titik, Pohon tumbang 2 titik dan Senderan jebol 4 titik.

Sebaran kejadian di antaranya Gianyar 5 titik (4 pohon tumbang, 1 tanah longsor). Buleleng 4 titik (2 pohon tumbang, 2 tanah longsor). Tabanan 5 titik (2 pohon tumbang, 2 banjir, 1 longsor). Denpasar 36 titik (30 banjir, 2 pohon tumbang, 1 tanggul jebol, 1 puting beliung, 1 longsor, 1 senderan jebol). Badung: 12 titik (10 banjir, 2 pohon tumbang). Klungkung 1 pohon tumbang. Jembrana 1 pohon tumbang. Dan Karangasem 12 titik (9 pohon tumbang, 3 senderan jebol).

Baca juga:  Nyepi Segara di Nusa Penida, Penyeberangan dari Dermaga Sanur Tutup Sementara

Teja mengungkapkan sejumlah titik menjadi prioritas penanganan karena berdampak langsung pada warga. Di Jalan Dewi Sarawati II, Seminyak, Badung, petugas mengevakuasi 30 orang. Sementara di Jalan Gunung Athena II, Seminyak, 10 orang juga dievakuasi akibat genangan tinggi.

Penanganan banjir dan evakuasi juga dilakukan di Jalan Campuhan II, Legian Kuta. Jalan Hang Tuah, Gang Mawar, Sanur. Jalan Gurita IV Gang Cumi-Cumi, Sesetan (evakuasi 1 bayi dan 3 balita). Jalan Bumi Ayu, Sanur (evakuasi tamu dibantu Polda Bali).

Baca juga:  Dari Istri Hamil 7 Bulan Dibunuh hingga Jadwal Kedatangan Pemimpin Negara G20

Tanah longsor juga dilaporkan menimpa area Pura Taman Beji di Jalan Seroja Gang Nenas, Denpasar dan tengah ditangani BPBD Kota Denpasar.

Senderan rumah jebol di Jalan Jepun Pipil No 12, kawasan Gatsu Timur, juga mendapat atensi BPBD Bali bersama BPBD Denpasar, Dinas PU dan aparat setempat.

Selain itu, Rumah Sakit BMC turut terendam banjir dan ditangani BPBD Bali bersama Satker Jalan Nasional.

Baca juga:  Gubernur Koster Ajak Masyarakat Dukung Program Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Petugas juga terus melakukan pemantauan tinggi muka air di Tukad Badung serta memastikan seluruh pintu air di hilir sungai-sungai besar di Kota Denpasar dalam kondisi terbuka dan terpantau.

Sementara itu, dampak sementara BPBD Bali mencatat sebanyak 30 warga dievakuasi. Bangunan rusak dan terendam masih dalam pendataan.

I Gede Teja menegaskan seluruh tim BPBD kabupaten/kota bersama unsur TNI/Polri dan relawan masih bersiaga mengingat potensi hujan lebat masih terjadi di sejumlah wilayah Bali.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, pohon tumbang, serta longsor terutama di daerah bantaran sungai dan perbukitan. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN