
DENPASAR, BALIPOST.com – Peran konkret Polda Bali dalam pembangunan, mulai dari menjaga keamanan pariwisata sebagai tulang punggung ekonomi daerah, penegakan hukum yang berkeadilan, penguatan kamtibmas berbasis kearifan lokal, pengawasan WNA serta kejahatan transnasional, hingga dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, Kapolda Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya menegaskan bahwa Polri hadir bukan di luar tapi berada di jantung pembangunan.
“Ketika sinergi terbangun kuat, keamanan menjadi energi yang mendorong kemajuan bangsa. Sinergi adalah kunci sukses pembangunan,” tegas Kapolda Daniel saat sebagai narasumber utama dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam IX/Udayana Tahun Anggaran 2026, di Balai Budaya Girinata Mandala, Puspem Badung, Rabu (18/2).
Irjen Daniel menjelaskan, keamanan adalah public good sekaligus prasyarat utama pembangunan. Menurutnya, tanpa stabilitas yang kuat, pembangunan tidak akan memiliki fondasi yang kokoh.
Ia menguraikan, posisi strategis Polri dalam pembangunan nasional sebagai penjaga stabilitas nasional dan daerah, fasilitator iklim investasi dan pariwisata, serta mitra pemerintah daerah dan masyarakat.
Menurutnya, Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga menjadi aktor penting dalam memastikan ruang pembangunan tetap aman dan produktif. Mantan Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) ini menekankan, Polri Presisi merupakan instrumen pembangunan yang berfungsi sebagai perekat stabilitas sekaligus katalisator kemajuan. Sinergi lintas institusi menjadi kunci utama keberhasilan. (Kerta Negara/balipost)










