Evakuasi- Tim TRC BPBD melakukan evakuasi korban longsor di Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kamis (12/2). (BP/Wir)

GIANYAR, BALIPOST.com – Peristiwa tanah longsor menimpa proyek perbaikan senderan tembok pelinggih merajan di Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kamis (12/2) sekitar pukul 11.00 WITA.

Tiga orang pekerja bangunan tertimbun material longsor saat melakukan penggalian di lokasi proyek. Lokasi kejadian berada di proyek senderan tembok Merajan milik Dewa Made Artha di Jalan Air Terjun Tegenungan.

Longsor terjadi secara tiba-tiba saat pekerja menggali dasar pondasi senderan yang sebelumnya rusak akibat hujan.

Baca juga:  Di Tabanan, Ini Jumlah Siswa Berebut Mencari SMP Ditengah Pandemi Covid-19

Korban pertama, Ketut Warta (50) asal Banjar Kertiyasa, Desa Bona, tertimbun sebatas kaki dan berhasil menyelamatkan diri dalam kondisi selamat.

Korban kedua, I Wayan Cenik (45), tertimbun hingga leher dan berhasil dievakuasi, kemudian mendapat perawatan di RS Arisanthi Ubud dengan luka memar pada paha kiri.

Sedangkan korban ketiga, I Nyoman Sujana (46), ditemukan tertimbun seluruh tubuh dan dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.

Baca juga:  Meskipun Kasus COVID-19 Meningkat, Penanganan Pandemi Masih Dalam Kendali

Kronologi kejadian bermula dari pembangunan proyek kos-kosan di lahan yang lebih rendah sekitar empat meter dari rumah warga di sekitarnya, sehingga menyebabkan tembok penyengker merajan longsor saat hujan. Perbaikan senderan dimulai sejak 10 Februari 2026, namun saat proses penggalian berlangsung, tanah tiba-tiba runtuh dan menimbun para pekerja. Saksi di lokasi segera meminta bantuan dan bersama warga melakukan upaya penyelamatan.

Kapolsek Sukawati Kompol I Nyoman Wiranata, SH bersama personel Polsek Sukawati langsung mendatangi TKP, mengamankan lokasi dan membantu proses evakuasi bersama BPBD Gianyar.

Baca juga:  Pencari Batu Pilah Tertimbun, 1 Tewas dan Seorang Luka Serius

Korban kedua berhasil dievakuasi sekitar pukul 11.40 WITA, sementara korban ketiga ditemukan pada pukul 12.50 WITA dalam kondisi tidak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di RS Ari Canthi Ubud. “Jenazah saat ini dititipkan di RS Sanjiwani Gianyar dan rencananya akan dikremasi menunggu hari baik,” katanya. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN