Tim gabungan melakukan evakuasi jasad WNA yang tertimbun material longsor di Jatiluwih, Tabanan. Sepasang WNA meninggal karena kamar yang ditempati tergerus pada Kamis (14/3) pagi. (BP/Istimewa)

TABANAN, BALIPOST.com – Peristiwa tragis menimpa pasangan bule, laki-laki dan perempuan, yang sedang tidur di salah satu kamar vila berlokasi di Desa Jatiluwih, Tabanan, Kamis (14/3). Keduanya meninggal tertimpa material karena kamar yang ditempatinya tergerus longsor.

Menurut I Nengah Kartika, Perbekel Desa Jatiluwih, bencana longsor terjadi sekitar pukul 04.04 pagi. Tidak ada hujan maupun angin kencang saat itu.

Diduga karena saluran subak di atas mampet, air meluap dan menyebabkan terjadinya longsor. Dua warga negara asing yang baru saja check in kemarin malam itu mengalami nasib apes karena hanya kamar yang ditempati saja tergerus.

Baca juga:  Para Bupati Sampaikan Terima Kasih atas Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih

“Kondisi keduanya meninggal tertimbun material dalam keadaan utuh. Hanya memar memar,” ungkapnya.

Dikatakan Kartika, identitas kedua korban meninggal belum diketahui karena semua tanda pengenal berada di tas yang hingga kini masih dicari oleh tim BPBD Tabanan dan aparat kepolisian.

Dituturkannya, sebelum peristiwa nahas ini terjadi, kedua bule itu check in dan sempat keluar berjalan-jalan karena listrik di vila mati. Sekitar pukul 20.00 WITA, listrik hidup dan keduanya kembali ke vila. Dari informasi yang dihimpun, penjaga vila sempat mendengar suara gemuruh sekita pukul 05.00 pagi. Saat ini jenazah keduanya sudah dibawa ke RSUP Sanglah. (Puspawati/balipost)

Baca juga:  1,5 Juta Euro Disalurkan untuk Gempa Palu
BAGIKAN