Polres Klungkung memberikan imbauan kepada sekelompok remaja yang nongkrong di kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB), Desa Gunaksa, Minggu (8/2) dini hari. (BP/Istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Polres Klungkung menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas trek-trekan di kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB), Desa Gunaksa, Minggu (8/2) dini hari. Namun, setelah dilakukan pengecekan di lokasi, petugas tidak menemukan adanya aksi balap liar.

Laporan tersebut diterima melalui Call Center 110 sekitar pukul 02.53 WITA dari seorang pelapor berinisial IPM. Pelapor menyebutkan adanya dugaan trek-trekan di sekitar Jembatan Merah, kawasan PKB, yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban dan keselamatan pengguna jalan.

Baca juga:  Tim Wushu Klungkung Siap Bersaing di Porprov Bali XIV

Menindaklanjuti laporan itu, Ps Pamapta III Polres Klungkung berkoordinasi dengan Polsek Dawan, Polsek Klungkung, serta TMC Satlantas Polres Klungkung turun untuk melakukan pengecekan langsung ke tempat kejadian perkara (TKP).

Setibanya di lokasi, petugas tidak mendapati adanya aktivitas trek-trekan. Namun, petugas menemukan sekelompok anak muda yang sedang nongkrong di sekitar kawasan PKB. Untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, petugas memberikan imbauan secara humanis agar para remaja tersebut membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing karena waktu sudah larut malam.

Baca juga:  Tempat Oplos Gas di Pikat Digerebek, Mahasiswa Diamankan

Ps Pamapta III Polres Klungkung, Aiptu I Wayan Sutrisna, mengatakan setiap laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center 110 selalu ditindaklanjuti sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Meski tidak ditemukan trek-trekan, langkah pencegahan tetap dilakukan demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Ps Kasi Humas Polres Klungkung Iptu Dewa Nyoman Alit Punarwibawa. Iptu Dewa Alit menegaskan Call Center 110 merupakan sarana bagi masyarakat untuk melaporkan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

Baca juga:  Dua Kesenian Klasik Tabanan akan Ramaikan PKB

“Meskipun di lokasi tidak ditemukan adanya aksi trek-trekan, langkah imbauan tetap dilakukan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan,” tandasnya. (Sri Wiadnyana/denpost)

BAGIKAN