Penanganan lakalantas maut di Jalan Raya Canggu–Pererenan, Desa Pererenan, Mengwi.(BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Penyidik Unit Gakkum Satlantas Polres Badung hingga saat ini belum berhasil mengidentifikasi kendaraan yang terlibat lakalantas maut di Jalan Raya Canggu–Pererenan, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Senin (2/2). Hal ini disebabkan minimnya saksi dan CCTV di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut menyebabkan Samuel Umbu Seri (29) meninggal di TKP. Sedangkan temannya yang dibonceng, Samuel Wunu Saingo (36) mengalami cedera kepala berat dan hingga saat ini masih koma di RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar.

Baca juga:  Agenda Bulan Bahasa Bali 5 Februari 2026, Dari Workshop Baligrafi hingga Sasolahan 'Bima Swarga'

Kanit Gakkum Polres Badung, Ipda I Putu Agus Wahyu Arta Negara, seizin Kasatlantas AKP Ni Luh Tiviasih, Kamis (5/2) menyampaikan pihaknya baru memeriksa satu saksi. Saksi itu hanya sebatas mendengar suara benturan dan tidak melihat langsung kejadian itu.

Setelah melakukan penyisiran di seputaran lokasi kejadian, petugas hanya menemukan satu CCTV. Namun rekaman CCTV tidak merekam kejadian secara jelas. “CCTV itu terhalang ranting pohon. Kami masih berusaha mencari CCTV yang lain di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya.

Baca juga:  Tabrak Belakang Truk di Jalan Singaraja-Gilimanuk, Pemuda Asal Tukadsumaga Tewas

Sebenarnya petugas berharap dari keterangan Wunu Saingo. Namun Wunu Saingo belum bisa dimintai keterangan karena masih koma. Namun pihaknya akan terus mendalami penyebab kecelakaan dan dugaan keterlibatan kendaraan lain dalam kecelakaan tersebut.

Seperti diberitakan, arus lalu lintas Jalan Raya Canggu-Pererenan, Desa Pererenan, Mengwi, Senin (2/2), tersendat. Pemicunya lakalantas tabrak lari mengakibatkan Samuel Umbu Seri (29) meninggal di TKP. Sedangkan Samuel Wunu Saingo (36) juga asal NTT kondisi kritis dan dirawat di RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar.(Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Kebakaran RS Changfeng Beijing Berawal Dari Korsleting Listrik

 

BAGIKAN