Petugas dari kepolisian mengamankan Werdi Mansula (23), asal Kupang Barat, yang membuat keonaran di sebuah proyek bangunan yang berlokasi di Jalan Raya BTN Jumpai, Dusun Kangin, Desa Jumpai, Kecamatan Klungkung, Rabu (4/2). (BP/Istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Seorang buruh proyek bernama Werdi Mansula (23), asal Kupang Barat, Kabupaten Kupang, membuat keonaran di sebuah proyek bangunan yang berlokasi di Jalan Raya BTN Jumpai, Dusun Kangin, Desa Jumpai, Kecamatan Klungkung, Rabu (4/2) pagi. Dalam kondisi dipengaruhi minuman keras, pelaku membawa sebilah senjata tajam (sajam) berupa pisau dan menakut-nakuti para pekerja proyek hingga mereka lari tunggang langgang.

Kapolsek Klungkung, Kompol I Wayan Sujana ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurut Kapolsek, Sujana, kejadiannya berlangsung sekitar pukul 08.00 WITA. Peristiwa berawal pada Selasa (3/2) sekitar pukul 21.30 WITA, saat pelaku mendatangi rumah salah seorang warga yakni Ade Setyawan Nggi (24) asal Kupang di kawasan BTN Jumpai untuk menghadiri acara ulang tahun.

Baca juga:  Buruh Tewas Tersengat Listrik

Dalam acara tersebut, pelaku mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan. Keesokan harinya, Rabu pagi, pelaku tiba-tiba mengambil sajam dari rumah Ade Setyawan dan mendatangi lokasi proyek bangunan dalam keadaan mabuk.

“Sampai di lokasi, pelaku yang membawa pisau mengamuk dan menakut-nakuti para buruh proyek sehingga mereka berhamburan melarikan diri,” ungkap Sujana.

Setelah kejadian tersebut, salah seorang warga bernama I Wayan Baktiyasa (42) alamat Desa Jumpai yang berada di sekitar lokasi, kemudian mendapati pelaku sudah tergeletak di lokasi proyek dengan kondisi mengalami luka pada bagian wajah. Melihat kejadian tersebut, Baktiyada segera menghubungi pihak Polres Klungkung untuk penanganan lebih lanjut.

Baca juga:  Stres Dituntut 11 Tahun Penjara, Sinar Buat Kegaduhan Diruang Tahanan

Pihak kepolisian yang menerima laporan selanjutnya mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) guna mengamankan situasi dan melakukan penanganan terhadap pelaku.

“Pelaku sudah kita amankan dan sekarang masih dalam proses penyelidikan,” ujar Kompol Sujana. (Sri Wiadnyana/denpost)

BAGIKAN