Proses pembangunan Marina di kawasan KEK Kura-Kura Bali oleh PT BTID, Senin (2/2). (BP/win)

DENPASAR, BALIPOST.com – Koran Bali Post pada hari ini, Selasa (3/2) menerbitkan beragam berita yang terjadi di seputar Bali dan Indonesia.

Dari Pansus TRAP Sidak KEK Kura-Kura Bali hingga Koster segera bentuk Satgas Sampah tangani pantai yang kotor.

1. Diduga Kuasai 82 Hektare Lahan Tahura, BTID Mengelak, Pansus TRAP Kukuh Kawasan Konservasi

Denpasar (Bali Post) –

Tim Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, Senin (2/2) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Bali Turtle Island Development (BTID).

BTID diduga menguasai 82 hektare lebih lahan pengelolaan kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai untuk pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali.

Baca juga:  Korban Jiwa COVID-19 Bertambah, 7 Kabupaten/Kota Catatkan Warga Meninggal

Hasilnya, kubu BTID menolak menguasai kawasan Tahura, sementara Pansus TRAP DPRD Bali bersikukuh bahwa mangrove adalah kawasan konservasi, tak boleh dialihfungsikan.

2. Pembangunan Marina Jadi Sorotan

Denpasar (Bali Post) –

Saat inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Pansus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, salah satu lokasi pembangunan yang menjadi sorotan adalah pembangunan Marina oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID) di kawasan pengelolaan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai.

Baca juga:  Tahun Ini, Satgas Optimis Indonesia Bisa Terbebas dari Pandemi COVID-19

Pansus pun langsung turun ke lokasi pembangunan yang merupakan bagian dari proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Senin (2/2).

3. Desa Adat Tak Dilibatkan KEK Masuk Teritorial Adat

Denpasar (Bali Post) –

Salah satu komponen masyarakat paling strategis di desa yakni Bendesa Adat Serangan, Nyoman Gede
Pariatha, menyampaikan kegelisahan masyarakat adat Serangan terkait pembangunan KEK Kura-Kura Bali yang dikelola PT BTID.

Dia mengaku masyarakat adat tidak pernah diajak berkomunikasi sejak awal proses pembangunan.

4. Presiden Sentil Pantai Bali Kotor Akibat Sampah

Baca juga:  Proyek Penataan Rampung, TPS "Underground" akan Diuji Coba

Bogor (Bali Post)-

Presiden Prabowo Subianto menyentil Gubernur Bali, I Wayan Koster, terkait pantai di Bali yang sangat kotor oleh sampah.

Prabowo heran mengapa sampah-sampah tersebut sulit dibersihkan, padahal pantai merupakan salah satu destinasi wisata di Bali yang dapat menggaet turis.

5. Koster Segera Bentuk Satgas Sampah

Denpasar (Bali Post) –

Gubernur Bali, Wayan Koster merespons sorotan Presiden RI, Prabowo Subianto, terkait persoalan sampah di Bali, khususnya di kawasan Pantai Kuta.

Koster menegaskan, sampah yang menumpuk di pantai tersebut merupakan sampah kiriman yang datang secara musiman saat musim hujan. (*)

BAGIKAN