Penemuan jasad di sekitar Pelabuhan Gilimanuk yang diduga salah satu korban KMP Tunu Pratama Jaya. Saat ini masih di RSU Negara. (BP/Olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Satu jenazah yang diduga korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya masih dititipkan di Kamar Jenazah RSUD Negara, Kabupaten Jembrana. Aparat Polres Jembrana saat ini terus menjalin koordinasi dengan Polres Banyuwangi serta Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur untuk memastikan identitas korban.

Jenazah tersebut merupakan salah satu dari dua temuan mayat di perairan Selat Bali Minggu (1/2) sore. Korban ditemukan terapung di perairan sisi utara Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk pada Minggu sore oleh seorang nelayan setempat. Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah tidak utuh dan tanpa identitas.

Baca juga:  25 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Kelas 1 Tanggerang Berhasil Diidentifikasi

Secara fisik, kondisi korban sangat memprihatinkan. Bagian tubuh yang tersisa hanya dari perut hingga lutut, dengan celana masih melekat. Tidak ditemukan barang atau dokumen apa pun yang dapat mengungkap identitas korban.

Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP I Gede Alit Darmana saat dikonfirmasi, Senin (2/2), membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal tim identifikasi, tidak ditemukan tanda pengenal pada tubuh korban.

“Kondisi jenazah sudah rusak dan tidak ditemukan identitas. Karena itu kami berkoordinasi dengan DVI Polda Jawa Timur untuk mencocokkan data dengan korban KMP Tunu Pratama Jaya yang hingga kini masih dinyatakan hilang,” ujarnya.

Baca juga:  Dua Wilayah di Bali Masih Alami Kekeringan Ekstrem

Alit menambahkan, keterlibatan DVI Polda Jatim dinilai penting karena tim tersebut menjadi leading sector dalam penanganan tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya pada Juli 2025 lalu. Sejumlah data sekunder dari jenazah telah dikumpulkan oleh tim Polres Jembrana untuk disinkronkan dengan basis data korban hilang.

“Kami masih menunggu data daftar penumpang yang belum ditemukan untuk proses pencocokan lebih lanjut,” imbuhnya.

Selain temuan tersebut, satu jenazah lainnya juga ditemukan di Selat Bali pada Minggu pagi. Jenazah itu muncul ke permukaan saat proses penggarukan atau scraping bangkai KMP Tunu Pratama Jaya bersamaan dengan pengangkatan bangkai sebuah truk. Jenazah tersebut telah dievakuasi ke RSUD Blambangan, Banyuwangi.

Baca juga:  Polri Serahkan Korban Plumpang Untuk Dimakamkan Keluarga

Meski kondisinya juga tidak utuh, jenazah yang ditemukan lebih awal itu diduga kuat merupakan I Wayan Teja Setiawan (33), warga Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, yang diketahui sebagai anak buah kapal (ABK) KMP Tunu Pratama Jaya. Dugaan tersebut menguat setelah ditemukan kartu tanda penduduk (KTP) di dalam kantong celana yang masih melekat pada jenazah. (surya dharma/balipost)

 

BAGIKAN