
BANGLI, BALIPOST.com – Pelaksanaan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Kabupaten Bangli mendapat perhatian dan monitoring langsung oleh Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali, Minggu (1/2). Monitoring dilakukan di empat lokasi.
Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Sariasih Sedana Arta mendampingi tim provinsi dalam melakukan peninjauan lapangan. Monitoring menyasar empat desa, yakni Desa Sekardadi, Desa Demulih, Desa Bangbang dan Desa Kayubihi.
Sariasih Sedana Arta mengatakan tujuan utama dari gerakan Kulkul PKK dan posyandu ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan serta menghidupkan kembali kulkul sebagai sarana komunikasi tradisional yang mencerminkan solidaritas sosial dan kebersamaan di masyarakat Bali.
Setiap hari Minggu di minggu pertama setiap bulan, mulai pukul 06.00 hingga 08.00 WITA, warga Bangli diharapkan secara serentak melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan. Aksi gotong royong ini meliputi area pekarangan rumah, telajakan serta fasilitas umum seperti balai banjar, tempat suci, dan berbagai area publik lainnya.
“Gerakan ini adalah wujud nyata dari komitmen kita untuk menjaga kebersihan lingkungan dan melestarikan nilai-nilai tradisional,” ungkapnya.
Diharapkan dengan mengaktifkan kembali kulkul, dapat mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di antara warga. (Dayu Swasrina/balipost)









