Warga saat berada di areal GWK. (BP/dok)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Ritual melaspas digelar PT. Alam Sutera Realty Tbk. (Alam Sutera) sebagai penutup dalam penyelesaian pembangunan Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di GWK Cultural Park, Ungasan, Badung, Rabu (8/8). Ritual ini digelar untuk membersihkan bangunan secara niskala sesuai kepercayaan agama Hindu.

Tampak hadir Menko Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan. Selain itu hadir pula Presiden Komisaris PT. Garuda Adhimatra Indonesia, Sang Nyoman Suwisma, dan Presiden Komisaris Alam Sutera Group, Haryanto Tirtohadiguno.

Baca juga:  Padang Luwih Juga Punya Ritual "Perang Ketupat"

Rangkaian melaspas dimulai dengan pelaksanaan upacara Resigana dengan melaksanakan tawur sumpah utama agar menjadi indah dan harmonis sebagai simbol penyatuan kekuatan dari gedung Plaza Pedestal dan patung GWK yang bersumber dari berbagai fungsi lahan, bangunan-bangunan dan fasilitas lainnya yang telah dilaksanakan pada tahun 2013.

“Kami berharap patung GWK nantinya dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat sebagai salah satu ikon budaya dunia setelah Candi Borobudur dan Prambanan,” ujar Haryanto Tirtohadiguno dalam keterangan tertulisnya. (Rindra Devita/balipost)

Baca juga:  Solusi Gubernur Koster Kembalikan Situasi Normal di Ungasan, Pemkab Badung dan GWK Tanda Tangani BAST
BAGIKAN