
BANGLI, BALIPOST.com – Bangunan Balai pesandekan di Pura Dalem Gede, Desa Banua, Kintamani, roboh akibat terjangan angin kencang pada Jumat (23/1) sore. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Peristiwa robohnya bangunan bale pesandekan itu terjadi sekitar pukul 16.00 WITA. Menurut Perbekel Banua, I Ketut Tileh, desanya dilanda angin kencang sejak siang hari.
Kencangnya hembusaa angin membuat bangunan yang sebelumnya dalam kondisi kokoh itu ambruk.
Tileh mengatakan selain balai pesandekan, tembok penyengker Pura Dalem Gede yang berada di dekat balai juga ikut roboh. “Kerugiannya berkisar Rp 350 juta,” ujarnya.
Selain mengakibatkan bangunan roboh di Desa Banua, angin kencang juga dilaporkan mengakibatkan pohon tumbang di sejumlah desa lainnya. BPBD Damkar Bangli mencatat, di Kecamatan Kintamani kejadian pohon tumbang terjadi di wilayah Desa Sukawana, dan Sekardadi.
Di Desa Batur Selatan, angin kencang mengakibatkan atap dapur warga rusak.
Di Kecamatan Susut, pohon tumbang terjadi di Desa Penglumbaran menghalangi ruas jalan Bangli-Tampaksiring. Di Desa Tiga, rumpun bambu tumbang di bawah Pura Prajapati Desa Adat Buungan dan sempat menggangu arus lalin Buungan-Penglipuran.
Di Kecamatan Bangli, pohon tumbang terjadi di Kelurahan Kubu tepatnya di jalan melingkar hutan bambu. Kejadian itu sempat menggangu arus lalin Penglipuran-Buungan. Di Lingkungan Kubu, pohon Kelapa tumbang menimpa rumah warga atas nama I Nyoman Nyepik.
Kejadian serupa juga terjadi di Kelurahan Bebalang. Pohon tumbang menimpa atap rumah warga di Banjar Dinas Bebalang.
Di Desa Bangbang Kecamatan Tembuku, sebuah bangunan bale kulkul bagian atapnya roboh akibat angin kencang. Angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di sebelah selatan Kantor camat Tembuku, wilayah Desa Tembuku dan menimpa atap rumah warga.
Masih di Desa Tembuku, pohon tumbang menimpa rumah warga. Di Desa Jehem terjadi pohon tumbang di ruas jalan Bangli-Karangasem tepatnya di Banjar Dinas Tingkad batu mengakibatkan kabel PLN juga sempat terganggu.
Kepala BPBD -Damkar Bangli I Wayan Wardana mengatakan nihil korban jiwa dari seluruh kejadian itu. “Atas musibah di sektor pemukiman warga, BPBD-DAMKAR, Dinsos, dan PMI akan memberikan bantuan kebutuhan mendesak berupa Paket sandang dan paket pangan. Untuk kerusakan pada sektor fasilitas pribadi, fasilitas umum milik masyarkat, Pemerintah Kabupaten Bangli akan mengusulkan untuk mendapat bantuan keuangan melalui bantuan sosial yang tidak direncanakan sesuai aturan,” jelasnya.
Wardana menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kesigapan semua pihak dalam merespon dampak kejadian bencana. Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi serta dampak bencana yang dapat ditimbulkan seperti angin kencang, tanah longsor, banjir , sambaran/kilatan petir.
“Ikuti himbauan Pemerintah (BMKG, BNPB, BPBD). Oleh BMKG situasi ini diprediksi masih akan berlangsung sampai besok dan tidak menutup kemungkinan akan berpotensi masih terjadi dalam sepekan kedepan,” kata Wardana. (Dayu Swasrina/balipost)










