Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Muhammad Iqbal Simatupang menyambangi nelayan dan buruh angkut ikan di Pantai Kedonganan. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Gelombang tinggi akibat cuaca ekstrem berdampak pada kehidupan para nelayan. Mereka tidak berani melakukan karena gelombang tinggi dan kondisi ini membuat penghasilannya terganggu. Kondisi ini dialami nelayan dan buruh angkut ikan di Pantai Kedonganan, Kuta, Jumat (23/1).

Sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kondisi pada nelayan terdampak cuaca ekstrem, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Muhammad Iqbal Simatupang bersama anggotanya dan Bhayangkari Cabang Kota Denpasar menyambangi puluhan nelayan di Pantai Kedonganan.

Baca juga:  Nelayan Ditemukan Pingsan di Atas Jukung di Perairan Jasri

Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Iqbal beserta rombongan bertemu langsung dengan kelompok nelayan, pedagang pesisir Kedonganan, serta buruh pengangkut ikan di Pasar Ikan Kedonganan dengan jumlah sekitar 30 orang dan menyerahkan tali asih.

“Cuaca saat ini tidak bisa kita prediksi, sehingga bapak dan ibu yang menggantungkan mata pencaharian di laut tidak dapat bekerja secara maksimal. Kami hadir untuk memberikan sedikit tali asih dan menyampaikan terima kasih atas peran serta masyarakat dalam membantu menjaga situasi kamtibmas,” ujar Kombes Iqbal.

Baca juga:  Nelayan Hilang, Pencarian Diperluas ke Perairan Nusa Penida

Kapolresta berharap, cuaca ke depan segera membaik sehingga aktivitas melaut dan perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan lancar. Ia menegaskan bahwa masyarakat pesisir merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adhy Saputra Jaya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat pesisir. Selain itu, sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Denpasar. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Tiga Bibit Siklon Ada di Sekitar Indonesia, BMKG Sebut Potensi Cuaca Ekstrem Masih Ada
BAGIKAN