Warga berusaha membersihkan maupun memperbaiki bangunan yang rusak akibat puting beliung di wilayah Sidakarya, Denpasar, Rabu (21/1). Puluhan bangunan warga di wilayah ini mengalami kerusakan pasca diterjang puting beliung. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Angin puting beliung yang menerjang tiga wilayah di Denpasar memberi dampak kerusakan pada puluhan rumah dan palinggih warga. Warga pun mulai membereskan hingga memperbaiki kerusakan rumah masing-masing sembari menunggu bantuan yang akan diberikan pemerintah.

Seperti yang nampak di Desa Sidakarya. Salah seorang warga Banjar Dukuh Mertasari, Made Jendra yang ditemui, Kamis (22/1), mengatakan, perbaikan sudah sedikit demi sedikit dilakukan. Seperti atap rumah yang sudah diganti dan palinggih yang roboh sudah dibuatkan palinggih sementara.

Terkait bantuan, dia mengatakan, sudah ada bantuan dasar yang diberikan pada Rabu (21/1). “Bapak Wakil Wali Kota, Bapak Camat serta instansi terkait sudah ada ke sini. Semoga nanti ada sedikit bantuan untuk kami,” terangnya.

Baca juga:  Motor Beserta Rombong Bakso Terbakar di Pinggir Jalan Akah

Hal senada diungkapkan warga Banjar Tengah, Agung Putrawan. Dia mengatakan, perbaikan kecil-kecil sudah mulai dilakukan. Dia mengaku selain palinggihnya yang roboh, genteng-genteng rumahnya juga berterbangan saat angin puting beliung datang dini hari. “Perbaikan dari kemarin sudah kami lakukan. Sudah habis sekitar Rp500 ribu,” katanya.

Terkait bantuan, dia mengaku sudah ada pendataan. Ia berharap agar bisa memperoleh bantuan mengingat belum memiliki dana untuk memperbaiki palinggih yang rusak.

Baca juga:  Tiba-tiba Jatuh dari Motor, Pria Banyuwangi Tewas

Sementara itu, Perbekel Desa Sidakarya, Wayan Madrayasa mengatakan, pendataan sudah dilakukan pada Rabu (21/1). Data tersebut masih akan diverifikasi untuk bisa diberikan bantuan. Verifikasi ini kemungkinan membutuhkan waktu hingga empat hari ke depan.

Ia mengatakan, perbaikan sudah mulai dilakukan oleh pemilik rumah masing-masing. Meski demikian, pihaknya telah melakukan pendataan beserta dokumentasi kerusakan bangunan warga yang nantinya dijadikan bahan verifikasi untuk pencairan bantuan.

Baca juga:  Ini, Jadwal Salat Denpasar dan Sekitarnya 19 Januari 2026

“Perbaikan sudah dilakukan oleh yang punya rumah dulu. Tapi kami sudah ada data dasar yang belum direhab sebagai bahan verifikasi untuk pemberian bantuan nantinya,” ujarnya.

Ia mengatakan, di Desa Sidakarya sendiri ada 5 dusun yang terdampak dari 12 dusun yang ada. Dusun terdampak yakni Dusun Dukuh, Graha Kerti, Dusun Tengah, Dusun Sekar Kangin, dan Dusun Kerta Dalem. Paling parah adalah Dusun Tengah dan Sekar Kangin. Menurutnya, ada 30-35 rumah yang terdampak dan kurang lebih ada 15 palinggih yang rusak. (Widiastuti/balipost)

BAGIKAN