Dampak angin kencang yang melanda wilayah Penyaringan, di mana sejumlah atap rumah warga rusak, Minggu (18/1) malam. (BP/istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Hujan disertai angin kencang yang terjadi pada Minggu (18/1) sore, menyebabkan sejumlah rumah warga di Banjar Anyar Tengah, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, mengalami kerusakan. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.15 WITA tersebut diduga akibat angin puting beliung saat cuaca ekstrem melanda wilayah setempat.

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, Senin (19/1) mengatakan berdasarkan hasil kaji cepat tim BPBD, sedikitnya 14 kepala keluarga terdampak kejadian tersebut. Kerusakan yang ditimbulkan umumnya bersifat ringan, didominasi kerusakan atap rumah, garasi, dapur, hingga bangunan pelengkap seperti bale dan jineng.

Baca juga:  Puluhan Rumah Warga Rusak Akibat Gempa

“Begitu menerima laporan dari desa, tim TRC bersama Pusdalops langsung turun melakukan kaji cepat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun beberapa rumah warga mengalami kerusakan ringan akibat terpaan angin kencang,” ujar Artana Putra.

Ia menambahkan, BPBD Jembrana telah menyalurkan bantuan darurat berupa terpal kepada warga terdampak untuk menutup bagian bangunan yang rusak. Selain dari BPBD, bantuan terpal juga disalurkan oleh PMI Jembrana.

Baca juga:  Pelaksana Proyek Perbaikan Jalan Guliang Kangin Diputus Kontrak

Sementara itu, Perbekel Penyaringan, I Made Dresta, mengatakan angin kencang disertai hujan dengan intensitas sedang terjadi secara tiba-tiba. Warga sempat panik, namun situasi dapat segera dikendalikan. “Sebagian warga sudah melakukan perbaikan atap secara mandiri. Kami juga sudah mengarahkan kelian banjar bersama masyarakat untuk melaksanakan gotong royong membersihkan dan memperbaiki lingkungan terdampak,” jelasnya.

Gotong royong dijadwalkan dilaksanakan pada Senin pagi ini, mulai pukul 07.00 WITA dengan melibatkan perangkat desa, kelian banjar, serta warga sekitar. BPBD Jembrana mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat kondisi cuaca belakangan ini masih berpotensi hujan disertai angin kencang di sejumlah wilayah Jembrana. Warga diminta segera melapor jika terjadi kejadian serupa agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat. (Surya Dharma/balipost)

Baca juga:  Naik dari Sehari Sebelumnya, Tambahan Kasus COVID-19 dan Korban Jiwa

 

BAGIKAN