Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Penglingsir Puri Agung Ubud, Tjokorda Gde Putra Sukawati, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dan Tjokorda Gde Raka Sukawati saat mendampingi Menpar RI berkunjung ke Puri Agung Ubud, Gianyar, Kamis (1/1). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Koran Bali Post pada hari ini, Senin (19/1) menerbitkan beragam berita yang terjadi di seputar Bali dan Indonesia.

Dari Bali diminta perkuat manajemen risiko antisipasi perkembangan pariwisata hingga Gianyar tak alokasikan bantuan ogoh-ogoh

Berikut 5 berita yang disajikan Koran Bali Post pada hari ini:

1. Bali Diminta Perkuat Manajemen Risiko Antisipasi Perkembangan Pariwisata

Denpasar (Bali Post) –

Kalangan akademisi meminta pemerintah Provinsi Bali dan kabupaten/kota memperkuat manajemen risiko mengantisipasi perkembangan sektor pariwisata.

Pesatnya perkembangan pariwisata Bali telah menimbulkan tekanan besar terhadap lingkungan dan tata ruang wilayah, sehingga potensi risikonya harus diidentifikasi lebih awal.

2. Bali Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026 Versi Tripadvisor, Gubernur Koster: Mari Bersinergi Merawat Pariwisata Budaya Bali

Baca juga:  Delapan Bulan Pandemi, Kumulatif Kasus COVID-19 Bali Dekati 12.000 Orang

Denpasar (Bali Post) –

Posisi Bali sebagai destinasi populer dan terbaik di dunia internasional belum tergoyahkan.

Pulau Dewata resmi dinobatkan sebagai peringkat I “World’s Best Destination 2026” dalam ajang bergengsiTravelers’ Choice Awards: Best of the Best yang diselenggarakan oleh Tripadvisor.

Gubernur Bali, Wayan Koster mengapresiasi hal ini dan berharap semua masyarakat Bali bersinergi menjaga dan mencintai Bali.

Ia berpandangan penghargaan ini merupakan pencapaian tertinggi sepanjang sejarah pariwisata Bali dan menjadi motivasi untuk terus merawat pariwisata budaya Bali.

3. IKK di Bali Melambat, Konsumen Tetap Optimis Ekonomi 2026 Membaik

Denpasar (Bali Post) –

Survei Konsumen Bank Indonesia Provinsi Bali periode November 2025 menunjukkan bahwa tingkat keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi masih berada pada zona optimistis.

Baca juga:  Dampak COVID-19, Ini Skenario Optimis PLN Bali

Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang tercatat sebesar 139,42, meskipun mengalami penurunan tipis sebesar 1,5 persen dibandingkan bulan sebelumnya (month to month).

Capaian indeks tersebut masih jauh di atas ambang batas optimisme, yakni indeks di atas 100. Artinya, mayoritas masyarakat Bali tetap memandang kondisi ekonomi ke depan dengan keyakinan yang cukup kuat dan stabil.

4. Bali Zona Kuning Pengiriman Sapi, LSD Menyerang Kulit Sapi, Dagingnya Aman Dikonsumsi

Jembrana (Bali Post) –

Dampak penyakit LSD (Lumpy Skin Disease) atau lato-lato pada ternak sapi bali di Jembrana mengharuskan lalu lintas ternak ke luar Bali lockdown sementara waktu.

Baca juga:  Jual HP Palsu di Bali, WN China Ditahan

Faktor utama penyebaran adalah lalu lintas ternak yang mengandung bibit penyakit atau vektor seperti nyamuk dan lalat.

Penyakit ini menyerang bagian kulit sapi, sehingga dagingnya masih aman dikonsumsi.

Hal itu diungkapkan Direktur Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, drh. Hendra Wibawa Dirjen, saat melihat langsung penyebaran penyakit LSD di Desa Manistutu, Jembrana, Sabtu ( 17/1).

5. Gianyar Tak Alokasikan Bantuan Ogoh-ogoh

Gianyar (Bali Post) –

Pemkab Gianyar tidak mengalokasi bantuan dana pembuatan ogoh-ogoh tahun 2026.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis dalam membentuk kesadaran gotong royong dan kemandirian generasi muda di Gianyar. (*)

BAGIKAN