Anggota DPRD Badung, I Wayan Luwir Wiana saat mengusur perwakilan PT Jimbaran Hijau saat RDP di Kantor DPRD Bali, Rabu (7/1). (BP/win)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Rabu (7/1), sejumlah peristiwa terjadi. Dari Pansus TRAP usir Jimbaran Hijau dari rapat dengar pendapat hingga penjelasan BMKG soal puluhan gempa melanda Karangasem menjadi berita-berita yang menarik minat pembaca.

Bagi pembaca yang belum sempat membaca berita-berita ini, berikut cuplikan peristiwanya. Tersedia juga link yang bisa diklik untuk membaca lebih detilnya.

Berikut lima berita yang menjadi atensi pembaca Balipost Online:

1. RDP Berjalan Alot, Jimbaran Hijau Diusir Pansus TRAP DPRD Bali

DENPASAR, BALIPOST.com – Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali dengan PT Jimbaran Hijau berlangsung alot dan tegang di Kantor DPRD Bali, Rabu (7/1).

RDP yang dimulai pukul 10.30 WITA dan berakhir sekitar pukul 14.05 WITA itu berujung pada pengusiran perwakilan PT Jimbaran Hijau dari ruang rapat.

Pengusiran dilakukan karena pihak Jimbaran Hijau dinilai tidak mampu memberikan keputusan sebagaimana diminta Pansus TRAP DPRD Bali dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali yang mewakili unsur eksekutif.

Baca juga:  Menganiaya, Pria Asal Iran Dijebloskan ke Lapas Kerobokan

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/01/07/518408/RDP-Berjalan-Alot,Jimbaran-Hijau…html

2. Atasi Kemacetan Kerobokan Kelod, Bupati Badung Tegaskan Perubahan Arus Masih Percobaan

MANGUPURA, BALIPOST.com – Menyikapi beragam respon masyarakat dengan adanya perubahan arus lalu lintas di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa yang ditemui di Lobby Kantor Bupati, Puspem Badung, Rabu (7/1), menghimbau masyarakat untuk beradaptasi dengan perubahan arus lalu lintas tersebut.

Hal tersebut karena perubahan ini masih pada tahap percobaan. “Ini kan masih tahap percobaan, jika memang belum optimal, kita akan menyiapkan opsi-opsi lain yang terbaik dalam mengatasi kemacetan di daerah tersebut. Jadi saya minta masyarakat untuk bersabar dan beradaptasi terlebih dahulu terkait dengan perubahan ini,” ujarnya.

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/01/07/518504/Atasi-Kemacetan-Kerobokan-Kelod,Bupati…html

3. RDP dengan Jimbaran Hijau, Warga Ungkap Masih Dilarang Bersembahyang dan Renovasi Pura Belong Batu Nunggul

Baca juga:  Warga Keluhkan Pesta Miras, Puluhan Liter Arak Diamankan

DENPASAR, BALIPOST.com – Saat rapat dengar pendapat (RDP) antara Tim Pansus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Bali bersama PT Jimbaran Hijau dan warga Desa Adat Jimbaran, Rabu (7/1), terungkap laporan dari warga Desa Adat Jimbaran bahwa aktivitas sembahyang dan renovasi Pura Belong Batu Nunggul di kawasan Jimbaran Hijau dilarang.

Padahal, akses sudah dibuka oleh Pansus TRAP DPRD Bali saat sidak beberapa waktu lalu.

Ketua Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, I Made Supartha, menegaskan bahwa aktivitas keagamaan di pura tidak boleh dilarang dengan alasan apa pun, termasuk alasan administratif maupun investasi.

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/01/07/518392/RDP-dengan-Jimbaran-Hijau,Warga…html

4. Pansus TRAP Panggil Jimbaran Hijau, Legalitas HGB dan Hak Masyarakat Adat Jadi Sorotan

DENPASAR, BALIPOST.com – Tim Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT Jimbaran Hijau di Ruang Rapat Gabungan Kantor DPRD Bali, Rabu (7/1).

Baca juga:  Garuda Tambah Frekuensi Rute Denpasar-Melbourne

RDP tersebut digelar untuk meminta klarifikasi langsung dari pihak perusahaan terkait perizinan, legalitas pembangunan, status jalan, serta penggunaan Hak Guna Bangunan (HGB) di kawasan Jimbaran.

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/01/07/518382/Pansus-TRAP-Panggil-Jimbaran-Hijau,…html

5. Puluhan Gempa Kecil Guncang Karangasem dalam 2 Hari Terakhir, Ini Penjelasan BMKG

DENPASAR, BALIPOST.com – Aktivitas gempa bumi dengan magnitudo kecil terjadi di wilayah Kabupaten Karangasem, Bali. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), rentetan gempa yang berlangsung sejak Selasa (6/1) pagi hingga Rabu (7/1) dini hari itu mencapai puluhan kali.

BMKG mencatat sekitar 20 kejadian gempa dengan magnitudo berkisar antara 1,2 hingga 2,7. Pusat gempa umumnya berada di laut Tenggara hingga Timur Karangasem, dengan kedalaman bervariasi mulai dari 10 kilometer hingga 47 kilometer.

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/01/07/518298/Puluhan-Gempa-Kecil-Guncang-Karangasem…html

BAGIKAN