
BANGLI, BALIPOST.com – Proyek penataan sasana budaya direncanakan berlanjut tahun ini. Pemkab Bangli merencanakan membangun gedung pendukung dengan anggaran belasan miliar rupiah di kawasan tersebut.
Lokasi gedung pendukung yang akan dibangun tersebut berada di sebelah utara stage sasana budaya. Adapun anggaran yang dirancang sebesar Rp15 miliar yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Badung.
Meski telah merancang anggaran, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPerkim) Kabupaten Bangli belum dapat memastikan kapan pengerjaan akan dilakukan. Dinas masih menunggu arahan Bupati Bangli, sebab masih ada kemungkinan pergeseran anggaran dengan mempertimbangkan kebutuhan yang lebih prioritas.
“Masih belum fix yang mana nanti diprioritaskan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Bangli, Dewa Agung Putra Suryadarma, Minggu (4/1).
Penataan sasana budaya direncanakan berlanjut tahun ini agar fasilitas tersebut bisa segera dimanfaatkan walaupun secara keseluruhan belum rampung. Jika gedung pendukung tuntas, rencananya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan akan diarahkan untuk berkantor di lokasi tersebut sehingga areal tersebut bisa menjadi hidup karena adanya aktivitas.
Sebagaimana diketahui, Pemkab Bangli menata sasana budaya bertahap sejak 2023 lalu, setelah bertahun-tahun rusak dan terbengkalai. Penataan tahap I meliputi pembangunan pintu masuk, panyengker, dan pembangunan struktur panggung terbuka.
Di tahun 2024 penataan dilanjutkan dengan finishing panggung terbuka, tribun, hingga koro kayon. Tahun 2025, Pemkab Bangli tidak mengalokasikan anggaran untuk melanjutkan penataan tersebut. (Dayu Swasrina/balipost)










