
BANGLI, BALIPOST.com – Hujan deras telah menyebabkan dinding penahan tanah (DPT) di sejumlah ruas jalan di Bangli jebol. Pemkab Bangli belum bisa memperbaiki seluruh kerusakan dengan cepat karena terkendala anggaran.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Bangli, I Ketut Susila, Jumat (12/12) mengatakan, kerusakan DPT terjadi di empat kecamatan. Di antaranya, seperti di ruas jalan Kayukapas–Belancan di Kintamani, Jehem–Bumbungan dan Bangbang–Penaga Landih di Kecamatan Tembuku.
Di Kecamatan Susut, kerusakan DPT dilaporkan terjadi di jalur Juwuk Bali, Penglumbaran, dan Kembang Merta. Sementara di Kecamatan Bangli, DPT jebol dilaporkan terjadi di Dusun Sidawa, Guliang Kangin, dan Petak.
Susila mengatakan bahwa penanganan kerusakan DPT belum dapat dilakukan secara serentak dan cepat. Meskipun ada beberapa titik yang biaya perbaikannya tergolong kecil, puluhan juta rupiah, ketersediaan anggaran rutin tahun ini yang senilai Rp4 miliar telah menipis menyebabkan dinas harus menetapkan skala prioritas.
Untuk kerusakan yang membutuhkan anggaran besar hingga mencapai miliaran rupiah, akan ditangani di tahun mendatang. “Kami sudah menyiapkan rancangan perbaikan untuk tahun 2026,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, dinas telah melakukan penanganan darurat berupa pemasangan rambu peringatan di titik-titik rawan dan upaya pencegahan agar kerusakan tidak meluas akibat cuaca ekstrem.
Susila menegaskan bahwa meskipun terjadi kerusakan, ruas jalan di lokasi terdampak masih bisa dilalui. Ia pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi jalur-jalur tersebut. (Dayu Swasrina/balipost)










