Kasat Lantas Jembrana melaporkan pengaturan lalin kondisi jalan Denpasar-Gilimanuk di jalan Udayana, Jembrana yang lumpuh dampak banjir, Rabu (10/9) pada 05.00 WITA. (BP/Istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Hujan lebat yang terjadi di wilayah Kota Negara, Rabu (10/9) dini hari berdampak pada ‘lumpuh’ nya jalur utama Denpasar-Gilimanuk.

Di sejumlah titik jalan utama Jawa-Bali itu kendaraan tak bisa melintas akibat tingginya air yang menggenang.

Polres Jembrana melakukan pengaturan arus lalin di dua titik banjir yang memutuskan jalan di antaranya di jalan Gajah Mada, Sebual, Desa Dangintukadaya dan di Jalan Udayana, Kelurahan Banjar Tengah. Dua titik jalur tersebut merupakan jalur utama Denpasar-Gilimanuk di wilayah Kota Negara.

Baca juga:  Puncak Arus Mudik, Pergerakan AJAP Ilegal Alami Peningkatan

Kasat Lantas Polres Jembrana Iptu Aldri Setiawan, mengatakan arus lalin di jalan Udayana tepatnya depan Mako Batalyon 741/GN belum bisa dilalui hingga Rabu pagi pukul 06.00 WITA karena ketinggian air yang menggenangi jalan tidak bisa dilalui kendaraan.

“Jalur Denpasar-Gilimanuk hingga sepanjang 2,5 kilometer sementara putus. Menunggu hingga curah hujan mereda, begitu juga jalur alternatif lain juga terjadi banjir. Kami himbau agar tetap bersabar menunggu air surut,” kata Iptu Aldri. (Surya Dharma/balipost)

Baca juga:  Hingga 13 November 2024, Ratusan Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Terdampak Abu Vulkanik Lewotobi Laki-laki
BAGIKAN