I Nyoman Gede Gunawan. (BP/Bit)

TABANAN, BALIPOST.com – Program Sekolah Rakyat yang menyasar anak-anak dari keluarga rentan di Tabanan terkendala pemenuhan kuota. Dari total 75 calon siswa yang ditargetkan, baru 60 orang yang mendaftar. Ironisnya, empat di antaranya justru memutuskan mengundurkan diri.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Tabanan, I Nyoman Gede Gunawan, mengatakan pihaknya kini terus bergerak mencari peserta pengganti.

Baca juga:  Ini, Jadwal Salat Denpasar dan Sekitarnya 20 November 2025

“Empat anak mundur, sementara kuota untuk Tabanan adalah 75 orang. Jadi masih kurang 19 orang lagi,” ujarnya, Kamis (3/7).

Menurut Gunawan, mencari calon siswa pengganti tidak semudah yang dibayangkan. Selain berasal dari keluarga kurang mampu, peserta juga harus terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Inilah yang menyulitkan. Tidak semua anak dari keluarga rentan tercatat dalam DTSEN,” jelasnya.

Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah pusat untuk memberikan akses pendidikan dan pelatihan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Pelaksanaannya dilakukan secara terpusat di Sentra Mahatmiya Bali, karena fasilitas yang tersedia dianggap paling memungkinkan.

Baca juga:  Hingga Juli 2026, 115 Ribu Dosis Vaksin Rabies di Badung Sasar 95 Ribu Anjing

“Untuk sementara, semua proses belajar dipusatkan di Sentra Mahatmiya karena Tabanan belum memiliki lokasi memadai. Minimal butuh lahan 2,5 sampai 5 hektare,” terangnya.

Peserta akan memulai dari jenjang setara kelas VII SMP. Jika berjalan lancar, program akan berlanjut ke Karangasem untuk jenjang berikutnya.

Gunawan berharap tambahan peserta bisa segera ditemukan agar kuota yang diberikan bisa terpenuhi dan program berjalan maksimal. Sekolah Rakyat sendiri dirancang untuk tidak hanya memberikan pendidikan formal, tetapi juga keterampilan hidup yang relevan, agar para lulusan bisa lebih mandiri di masa depan. (Puspawati/Balipost)

Baca juga:  Disaksikan Gubernur Koster, Lomba Baleganjur Hari Kedua Lebih Spektakuler
BAGIKAN